Bukti bahwa Akhirat Lebih Baik daripada Dunia

Dunia merupakan tempat untuk menanam benih kebaikan sebagai bekal mengahadapi akhirat yang butuh banyak persiapan. Beruntung orang yang banyak investasi amal kebaikannya serta tak melupakan urusan dunianya. Sebaliknya, celaka orang yang terlena, tertipu akan godaannya sampai melupakan masa depannya.

Baca juga: http://masholeh.com/ini-wasiat-lukmanul-hakim-sebelum-meninggal/

Imam Ar-Razi dalam tafsirnya Mafatih al-Ghaib ketika menafsirkan potongan ayat yang berbunyi,

قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِّمَنِ اتَّقَىٰ 

Artinya:”Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, (QS. An-Nisa’: 77).

Ia menjelaskan bahwa akhirat lebih baik daripada dunia dari beberapa segi.

Pertama, nikmat dunia hanya sedikit. Sedangkan nikmat akhirat banyak tak terkira.

Kedua, Nikmat dunia hanya sementara. Sedangkan nikmat akhirat selama-lamanya.

Ketiga, nikmat dunia selalu bercampur kesedihan, kesusahan. Sedangkan nikmat akhirat sangat menyenangkan.

Keempat, Nikmat dunia belum pasti karena orang yang paling menikmati dunia belum mengetahui resikonya. Sedangkan nikmat akhirat pasti benarnya.

Baca juga : http://masholeh.com/tiga-hal-pendamping-orang-mati/

Sayangnya, kebanyakan manusia selalu mengejar dunia tapi melupakan akhiratnya sehingga ia mulia di dunia, menyesal diakhirnya. Berapa banyak orang yang kaya ketika ia meninggal, yang merasakan nikmatnya adalah ahli warisnya. Harta yang ia kumpulkan selama ini tak dibawa ke liang kubur tapi amal perbuatannya yang akan menyelamatkan dirinya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan