Usaha tak mengkhianati hasil

Sasmi tak pernah menyangka jika ia mengandung 3 calon bayi sekaligus. Ia kebingungan. Tidak ada dalam urutan keluarganya keatas yang memiliki riwayat hamil kembar. Pun dengan suaminya. Suaminya juga masih tak percaya, namun raut wajahnya memperlihatkan kegembiraan yang tak terkira. Ternyata tidak murni hanya kegembiraan saja yang dirasakan suaminya, ia kebingungan jika benar istrinya akan melahirkan 3 anak sekaligus. Dengan pekerjaan yang digelutinya saat ini sebagai tukang service komputer, […]

Hari Gini, Masih Percaya Dukun!

Ada beberapa adat kebiasaan di masyarakat bahwa menikah maupun acara lain sebaiknya di bulan-bulan tertentu, misalnya bulan Syawwal termasuk kategori untuk mengadakan pernikahan.

Cuki seorang pemuda yang sudah menjalin hubungan dengan wanita pujaannya selama 5 tahun, setelah lebaran ia bersama orang tuanya melamar kekasihnya yang bernama Setia, setelah acara lamaran, kedua keluarga masih alot untuk menentukan tanggal pernikahannya, pihak laki laki berkeinginan mengadakan pada tanggal 25 Syawal, pihak perempuan masih menunggu pamannya yang akan memutuskan hari baiknya, karena bapaknya telah meninggal dunia, maka pamannya sebagai walinya. Akhirnya tanggal pernikahan belum bisa ditetapkan karena menunggu paman si perempuan. […]

Buah Ketulusan

Oleh: Siti Rohimah* Aku Sarah, seorang siswi SMA biasa saja. Kenapa biasa saja? Karena aku bukan dari golongan remaja kaya raya atau berprestasi. Aku bertahan di sekolah hanya bermodal semangat. Semangat dari orang tuaku yang hanya sebagai buruh bangunan dan tukang cuci dari rumah ke rumah. Dan juga semangat dari diriku sendiri tentunya. Pagi ini Selengkapnya tentangBuah Ketulusan[…]

Sambel Kecap Ibuk

Oleh: Siti Rohimah S_R

Arfi mengucek matanya agar ia dapat membuka mata yang masih agak segan untuk melihat cahaya pagi. Ya ibunya membangunkan Arfi untuk sholat subuh. Entah jam berapa Arfi tidak tahu. Tapi ibunya selalu tau waktu sholat dari azan yang berkumandang.  Satu-satunya jam adalah jam tetangga yang bisa dilihat dari luar ketika tetangganya sudah membuka pintu. Dan pagi itu seperti biasa, tetangganya belum membuka pintu rumahnya. Mungkin sedang sibuk dengan rutinitas pagi yang ah entahlah tidak ada kata yang mampu menggambarkan sepertinya. Atau mungkin masih berasyik masyuk dengan mimpi indahnya.

Arfi tinggal bersama ibunya di sebuah tempat sederhana dengan bilik bambu yang kemudian mereka sebut sebagai rumah. Satu-satunya tempat mereka untuk melepas lelah dan sekedar merebah. Karena jika dikatakan untuk berlindung dari panas dan hujan juga tidak memungkinkan. Mereka masih kepanasan saat musim panas dan masih kedinginan saat musim hujan. […]

Catatan di Puncak Becici

Pagi nan cerah berbalut udara yang sedikit menyayat kulit. Setelah beberapa hari di Yogyakarta, Sholihun dan teman-temannya memutuskan untuk jalan-jalan ke puncak Becici, ia bersama rombongan dari luar kota hendak menyelesaikan tugas penelitian dari sekolahnya yaitu SMA Islam Cikal Harapan BSD. “Sholihun, yuk kita ke puncak Becici.”ajak teman dekatnya. “oke, ide bagus itu.”jawabnya. Akhirnya mereka Selengkapnya tentangCatatan di Puncak Becici[…]

Rendah Hati atau Rendah Diri?

Sariman salah satu alumni Pesantren terkenal di Jawa Timur, ketika lulus dari sana, ia merasa masih banyak kekurangan dalam dirinya, sehingga waktu masyarakat memintanya untuk mengajari ibu ibu pengajian, ia menolaknya dengan halus, dengan mengatakan: “Maaf bu, saya belum pantas mengajari warga sini, ada banyak yang lebih alim dari saya”. “Tidak Nak, kami melihat kamu Selengkapnya tentangRendah Hati atau Rendah Diri?[…]

Intelejen Tertipu oleh Kurirnya

Pada zaman dahulu, ada sebuah kerajaan yang besar dan megah. Atas jasa seorang panglima perangnya yang cukup cerdik dan ditakuti musuh musuhnya, karena ia selalu belajar dari pengalaman kerajaan lain, serta akuratnya data para intelejennya, sehingga ketika ada serangan dari luar selalu mudah dihalau, dan dikalahkan. Suatu hari sang jenderal menugaskan salah satu intelejennya yang Selengkapnya tentangIntelejen Tertipu oleh Kurirnya[…]

Kedipan Sang Janda

Disebuah warung kopi di derah pantura ada pelayan yang cukup terkenal dikalangan pembelinya, karena sorotan matanya yang tajam, sekali berkedip pembelinya lupa sama pesanannya. Ia ternyata seorang janda ting ting, dicerai suaminya dikarenakan mendapat info tentang perihal istrinya. Suaminya tidak mau mendengar penjelasan istrinya. Si janda memang perempuan tangguh, terbiasa bekerja keras untuk mencukupi orang tuanya yang telah sakit sakitan. Penampilanya biasa saja, tapi suara lirihnya bikin kangen mendengarnya.baca juga: http://masholeh.com/akibat-jenderal-kesiangan/ […]

Si Tongkol dan Bisul

Zaman sekarang serba canggih, dan instan, sampai panggilan pun disingkat. Ada pemuda yang biasa dipanggil Tong, sebetulnya nama lengakapnya Tongkol, dikarenakan orang tuanya suka sekali sama ikan tongkol, maka anaknya diberi nama itu. Suatu ketika ia berkunjung ke rumah bibinya Phainem dengan menaiki motor. Sesampainya disana ia kebelet ke kamar mandi. Tak disangka bibinya terburu Selengkapnya tentangSi Tongkol dan Bisul[…]

Tersesat di Jalan Kebenaran

Setiap orang mempunyai pedoman dalam hidupnya, ibarat lentera menyinari sebuah jalan. Ada banyak cara menuju surga, tergantung amal yang ia lakukan, maka manusia tidak berhak menyatakan kebenaran mutlak datang dari dirinya. Ada seorang santri yang sudah lama mengenyam ilmu keagamaan di Pesantren bertemu dengan seorang preman yang sedang dicari pihak kepolisian. Ia berpura pura hendak Selengkapnya tentangTersesat di Jalan Kebenaran[…]