10 Penghalang Terkabulnya Doa

Dalam kitab Hilyat Al-Aulia karya Abu Naim al-Asfihani ada kisah yang menceritakan tentang Ibrahim bin Adham saat melewati pasar di daerah Basrah, lantas masyarakat mengerumuninya untuk bertanya beberapa hal. Mereka bertanya:

“Wahai Aba Ishak, bukannya Allah memerintahkan kami untuk selalu berdoa, padahal kami berdoa dari dulu tapi kenapa tak kunjung dikabulkan?” […]

Fenomena-fenomena yang diprediksi oleh Izzuddin bin Abdussalam

Hiruk pikuk kehidupan cukup menarik, banyak orang menggunakan intrik, mengkritik pendapat orang lain dengan cara yang tak cerdik, lebih mengedepankan kepentingan daripada persatuan, lebih mengutamakan otot sebagai penyelesaian daripada menggunakan logika manusia.

Fenomena diatas seperti yang disinyalir oleh Sultan Ulama’ Izzuddin bin Abdussalam dalam Qawaid Kubranya maupun di kitab Bayan Ahwalinnas Yaum al-Qiyamah yaitu: […]

Nasehat KH Hasyim Asy’ari dalam menyikapi Perbedaan

Menjelang Pilpres yang semakin memanas diperlukan kehati-hatian dan kewaspadaan dalam bersikap sehingga tak menimbulkan perpecahan bahkan sampai menyakiti orang lain, hubungan baik menjadi retak terutama suami dengan istri juga dengan sanak familinya, Kyai dengan Santri, Guru dengan para muridnya, dosen dengan mahasiswa maupun mahasiswinya, atasan dengan bawahannya.

Dalam kitab at-Tibyan fi Nahyi an Muqata’at al-Ar’ham wa al-Aqarib wa al-Ikhwan, KH Hasyim Asy’ari menjelaskan tentang hal yang menjadikan permusuhan yang menimbulkan perpecahan disebabkan perbedaan cara menyikapi sebuah masalah yang berawal dari arogansi diri yang telah dikuasai oleh nafsu atau dari bisikan syaitan, semua golongan merasa benar, paling pintar dan menyalahkan golongan lain. […]

Enam Sifat Hati Manusia dan Penyebabnya

Dalamnya lautan mampu ditebak, diterka oleh manusia, namun dalamnya hati manusia tak ada yang mampu mengukurnya. Itulah ungkapan yang pas untuk menggambarkan sifat-sifat hati manusia yang selalu berubah-ubah setiap waktu.

Abu Abdurrahman as-Sulami dalam Tabaqat As-Sufiyah mengutip perkataannya Abu Bakar al-Warraq: […]

Nasehat Syeh Abdul Qadir al-Jilani Agar Hati Menjadi Baik

Di dalam keterangan kitab Fathul ar-Rabbani, Pada Hari Ahad sore bertepatan tanggal 3 Syawal tahun 545 H, Syeh Abdul Qadir al-Jilani memberikan wejangan atau nasehat kepada murid-muridnya agar hati menjadi bertambah baik. Isi nasehatnya yaitu: صلاح القلب بالتقوى والتوكل على الله عز وجل والتوحيد له والإخلاص في الأعمال وفساده بعدم ذلك Hati manusia akan baik Selengkapnya tentangNasehat Syeh Abdul Qadir al-Jilani Agar Hati Menjadi Baik[…]

Kejujuran Memang Mahal Harganya

Di tahun politik seperti ini, manusia kadang menjual idealismenya demi sebuah tujuan yang akan dikejarnya. Sayangnya mereka banyak yang menggunakan cara yang dilarang seperti menyebarkan berita kebohongan atau hoak demi mencari reputasi maupun mengejar ambisi keiinginannya. Dari sini kejujuran dipertaruhkan.

baca juga: http://masholeh.com/kisah-inspiratif-tentang-tips-memilih-istri/

Kejujuran mudah didengungkan, namun susah diaplikasikan dalam dunia nyata. Dalam hal ini, Abu Abdurrahman As-Sulami dalam Tabaqat as-Sufiyah mengutip perkataan seorang ulama’ yang bernama Fudhail bin Iyadh: […]

Ini Kategori Tingkatan Manusia

Dalam diri Manusia terdiri dari anggota badan (lahir), maupun batin (hati). Orang yang beruntung adalah yang mampu mengkombinasikan anggota badan dan hatinya, sehingga ada keselarasan satu dan yang lainnya.

Baca juga:http://masholeh.com/empat-hal-yang-mempengaruhi-hati-manusia/

Hal yang terberat dilakukan oleh manusia adalah menyesuaikan lisan dan kecocokan hati. Banyak orang yang pandai bicara namun tak pandai dalam berbuat, sebaliknya banyak orang yang pandai berbuat, tapi tak mudah merangkai kata-kata.

Baca juga: http://masholeh.com/hati-menjadi-keras-ini-penyebabnya/

Ibnu al-Mulaqqin dalam Tabaqat al-Aulia mengutip perkataan Abu Al-Hasan Al-Busyanji(W. 348) yang menjelaskan tentang tingkatan manusia:

[…]

Lakukan Enam Hal ini Agar Selalu Dirindukan Oleh Surga

Dunia ini bukan akhir kehidupan, namun sebagai fase menuju fase selanjutnya yaitu alam Barzah. Banyak orang yang terlena akan gemerlapan dunia sehingga melupakan banyak hal penting dalam hidupnya.

Dunia memang sungguh mengesankan bagi pecintanya, ia menjanjikan hal yang fatamorgana, orang rela menghabisi nyawa orang lain demi sesuap nasi yang cepat basi. Orang suka menjilat agar mendapat mobil yang mengkilat. Begitu juga anak berani menghabisi nyawa orang tuanya karena ingin cepat menguasai hartanya. Itulah dunia kadang menjadikan orang semakin gila, lupa akan segalanya.

Imam Yahya bin Hamzah al-Yamani dalam Kitab Tasfiyatul Qulub mengutip petuah Sahabat Ali bin Abi Thalib:

[…]

Nasehat Saqiq bin Ibrahim Agar Menjadi Manusia Yang Beruntung

Manusia sebagai penghuni bumi ini, memiliki kecenderungan untuk berbuat yang ia suka, atau melakukan hal-hal yang menguntungkan diri, keluarga, atau kelompoknya. Namun kadang perbuatannya tak sesuai dengan ucapannya. Ya itulah yang namanya manusia cepat berubah sesuai keadaan yang ia rasakan. Dalam hal ini, Abu Al-Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin mengutip perkataan Syaqiq bin Ibrahim: ﻭاﻓﻘﻨﻲ Selengkapnya tentangNasehat Saqiq bin Ibrahim Agar Menjadi Manusia Yang Beruntung[…]