10 Adab Seorang Anak Kepada Orangtuanya yang Jarang Diketahui

Islam mengatur umatnya dalam berbagai bidang kehidupan terutama dalam urusan ibadah, akhlak menjadi prioritas utama seperti akhlak kepada Allah, kepada makluk-Nya.

Dengan adanya akhlak baik maka akan tercipta sebuah tatanan masyarakat yang rukun, tenteram dan tercipta keadilan sosial yang merata.

Ada beberapa adab atau akhlak baik yang harus dilakukan oleh seorang anak kepada orang tuanya.

Imam Abu Lais As Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin yang memaparkan ada 10 yaitu:

Pertama. Bila orang tua membutuhkan makanan maka sang anak harus memberikan makan sebatas kemampuannya.

Kedua. Jika orang tua membutuhkan urusan sandang maka sang anak memberikan pakaian untuk mereka.

Ketiga. Jika mereka butuh dilayani maka harus pelayanan yang baik.

Keempat. Saat orang tua memanggil dirinya maka segera menjawab dan mendatanginya.

Kelima. Ketika mereka memerintahkan hal-hal baik maka segera melaksanakannya selagi tak menyuruh hal yang maksiat.

10 Adab Seorang Anak Kepada Orangtuanya yang Jarang Diketahui

Keenam. Saat berbicara dengan mereka harus dengan sopan santun tak boleh bersikap bengis maupun keras hati.

Baca juga:

Ketujuh. Tak memanggil orangtuanya dengan menyebut namanya.

Imam Ibnu Hajar dalam Fatawa al-Hadisiyyah mengutip perkataan Syeh Abdullah bin Zahr yang menjelaskan bahwa termasuk kategori menyakiti orang tua bila seorang anak memanggil orangtuanya dengan namanya.

Kedelapan. Tak berjalan atau melewatii depannya.

Kesembilan. Ikut senang saat mereka merasa senang serta ikut prihatin saat mereka juga merasakan hal yang tak mereka sukai.

Kesepuluh. Selalu mendoakan kebaikan dan ampunan kepada mereka saat ia berdoa.

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa sikap anak kepada orangtuanya harus mencerminkan sikap yang baik karena pada dasarnya ia terlahir ke dunia atas jasa mereka.

Keberhasilan seorang anak merupakan berkat dari orangtuanya maka kewajiban seorang anak harus berbakti kepada mereka. Orang yang lupa mendoakan kepada orangtuanya maka hidupnya kurang berkah.

Pada prinsipnya orang yang ingin mendapatkan ilmu yang bermanfaat maka jangan sampai lupa mendoakan guru-gurunya. Begitu juga orang yang ingin berkah rizkinya maka jangan sampai lupa mendoakan kebaikan kepada orangtuanya.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)