doa, akhirat

10 Sifat Orang yang Dicintai oleh Allah

Para kekasih Allah (wali) tak mudah dikenali oleh orang awam

Selain Para Nabi dan Rasul, Allah memiliki para kekasih-Nya yaitu orang-orang yang tak gentar dalam menghadapi apapun baik urusan duniawi misalnya tak takut miskin, atau takut ancaman orang lain, begitu juga tak khawatir urusan akhirat, karena ia selalu berusaha mengikuti petunjuk yang Allah berikan kepadanya.

Para kekasih Allah (wali) tak mudah dikenali oleh orang awam, kadangkala seorang wali berpakaian layaknya orang yang sangat sederhana, ada juga yang berpakaian mewah sehingga orang lain tak mengetahuinya.

Abu al-Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin menjelaskan Akhlak para kekasih Allah (Wali) ada sepuluh kriteria, yaitu:

Pertama, Seorang Wali Allah memiliki sikap yang lapang dada ( ﺳﻼﻣﺔ اﻟﺼﺪﺭ) sehingga tak mudah menyalahkan orang lain, terutama yang berbeda dengannya.

Kedua, Ia sangat dermawan (ﺳﺨﺎﻭﺓ اﻟﻤﺎﻝ) terutama kepada orang yang membutuhkan. Orang yang pelit tak mungkin menjadi kekasih Allah karena ia jauh dari-Nya.

Ketiga, Ia jujur perkataannya (ﺻﺪﻕ اﻟﻠﺴﺎﻥ) tak pernah berbohong apalagi membuat berita hoax.

Keempat, Bersikap rendah hati (ﺗﻮاﺿﻊ اﻟﻨﻔﺲ) Kekasih Allah tak mempunyai sifat sombong, karena itu sifat khusus bagi Allah, makhluk tak pantas memiliki sifat sombong.

Kelima, Selalu sabar disaat genting, kesusahan atau terjepit sekalipun.(ﻭاﻟﺼﺒﺮ ﻓﻲ اﻟﺸﺪﺓ).

Keenam, Selalu menangis tatkala sendiri, karena ia merasa selalu diawasi oleh Allah.(اﻟﺒﻜﺎء ﻓﻲ اﻟﺨﻠﻮﺓ)

Ketujuh, Selalu mengajak kebaikan kepada orang lain (اﻟﻨﺼﻴﺤﺔ ﻟﻠﺨﻠﻖ). Seorang kekasih Allah memiliki jiwa kasih sayang yang tinggi.

Kedelapan, Selalu menyayangi orang mukmin (اﻟﺮﺣﻤﺔ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ). Kekasih Allah menghilangkan sifat pendendam dari dirinya.

Kesembilan, Ia selalu berfikir tentang dirinya dan ciptaan-Nya yang akan hancur binasa, dan mengetahui keagungan Tuhannya. (اﻟﺘﻔﻜﺮ ﻓﻲ اﻟﻔﻨﺎء).

Kesepuluh, Selalu menjadikan apapun, siapapun sebagai pelajaran bagi dirinya
(اﻟﻌﺒﺮﺓ ﻓﻲ اﻷﺷﻴﺎء)

Itulah Sifat-sifat yang dimiliki para kekasih Allah, Ia selalu sayang kepada setiap orang lebih-lebih sesama muslim, ia tak pernah memperbesar perbedaan, tetapi berusaha mempersatukan agar tak terjadi permusuhan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *