Hikmah

3 Hal Yang Harus Dijauhi Supaya Menjadi Manusia Pintar Dan Prilakunya Benar

doa, akhirat

Fenomena saat ini perkembangan teknologi sangat maju, media sosial menjamur masuk kalangan berbagai umur. Betapa mudahnya seseorang mencari data atau informasi apalagi pesan makanan cepat saji.

Sayangnya, perkembangan ini  tidak dibarengi dengan iman yang kuat sehingga menimbulkan degradasi moral maupun mental sehingga banyak orang yang tak kuat akhirnya terpental dari peredaran.

Dari sini pentingnya mengkombinasikan kecerdasan  pikiran maupun emosional sehingga menjadi pribadi yang pintar dan prilakunya benar. Imam Al Muhasibi dalam karyanya yang berjudul Risalatul Mustarsyidin menjelaskan

ﻭاﻋﻠﻢ ﺃﻥ ﻛﻞ ﻋﻘﻞ ﻻ ﻳﺼﺤﺒﻪ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﺷﻴﺎء ﻓﻬﻮ ﻋﻘﻞ ﻣﻜﺎﺭ ﺇﻳﺜﺎﺭ اﻟﻄﺎﻋﺔ ﻋﻠﻰ اﻟﻤﻌﺼﻴﺔ ﻭﺇﻳﺜﺎﺭ اﻟﻌﻠﻢ ﻋﻠﻰ اﻟﺠﻬﻞ ﻭﺇﻳﺜﺎﺭ اﻟﺪﻳﻦ ﻋﻠﻰ اﻟﺪﻧﻴﺎ

Ketahuilah bahwasanya setiap kecerdasan akal yang tak dibarengi tiga hal ini maka termasuk kecerdasan menjerumuskan. Pertama. Mengunggulkan kemaksiatan daripada melakukan ketaatan. Kedua. Mendahulukan kebodohan dengan mengalahkan ilmu pengetahuan. Ketiga. Mementingkan urusan dunia serta mengalahkan urusan akhirat.

Baca juga:

Dari sini, kecerdasan akal seseorang bila  ia tak memiliki self control atau pengendalian diri) yang tinggi maka hidupnya akan rugi, langkahnya didasari hawa nafsu maka semangat berbuat kebaikan akan menjadi lesu.

Dalam Al Qur’an banyak ayat yang menyinggung tentang peranan penggunaan akal bahkan manusia selalu diingatkan untuk menggunakan akal untuk berpikir dengan benar terutama memikirkan Akan masa depannya serta mengalahkan hawa nafsu dan pengaruh dari syaitan.

Dari sini peranan Ilmu Bagai Lentera Yang Menerangi Dalam Kehidupan Bahkan Salah Satu Syarat Penting Seseorang Akan Merasakan Kebahagiaan, Keuntungan Di Dunia Dan Akhirat Harus Dengan Ilmu, Lebih-Lebih Yang Berkaitan Dwngan Urusan Ibadah, Bila Tak Didasari Pengetahuan Tentang Aturan-Aturan Didalamnya Maka Tak Akan Diterima Oleh Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *