Hikmah

3 Hikmah Penciptaan Bintang

Langit semakin indah pada malam hari jika bintang-bintang bertaburan dimana-mana, semakin  menambah daya tarik bagi yang memandangnya. Hal ini membuktikan bahwa Sang Pencipta mampu meciptakan segala-galanya, tinggal manusia mampu mengambil hikmah yang ada didalamnya atau tidak.

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِّلشَّيَاطِينِ ۖ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ (5

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al-Mulk:5)

Imam Suyuti dalam Tafsirnya yang berjudul Durrul Mantsur mengutip pendapat Imam Qatadah yang:

إن الله إنما جعل هذه النجوم لثلاث خصال جعلها زينة للسماء وجعلها يهتدى بها وجعلها رجوما للشياطين

Sesungguhnya Allah menciptakan bintang-bintang untuk tiga tujuan. Pertama, untuk menjadi hiasan langit. Kedua, sebagai petunjuk arah. Ketiga, sebagai pelempar syaithan.

Menurut Imam Baidhawi dalam tafsirnya menjelaskan bahwa semenjak kelahiran Nabi Muhammad, syaitan susah mengakses data ke Lauhil Mahfudz. Setiap hendak ke langit malaikat melemparnya dengan bintang.

Dari  penjelasan ini, orang yang mengetahui hikmah ini akan mengetahui betapa agung ciptaan Allah dan akan menambah tebal keimanannya.

Bagikan

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *