KAJIAN ISLAM

3 Kalimat Yang Tertulis Dipintu Surga yang Jarang Diketahui

Surga merupakan tempat yang selalu didambakan oleh setiap manusia. Orang rela menghabiskan waktu, harta bahkan nyawa sekalipun untuk mendapatkan tiket menuju tempat itu.

Keindahan surga tak pernah terlintas atau dibayangkan oleh akal manusia, telinga tak pernah mendengar suara merdu penghuninya bahkan mata manusia tak pernah memandang eloknya tempat itu.

Orang yang berhak memasukinya adalah orang pilihan Allah yaitu orang-orang yang bertakwa dengan bekal keimanan dan amal kebaikan.

مَّثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَا أَنْهَارٌ مِّن مَّاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِّن لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۖ وَلَهُمْ فِيهَا مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ ۖ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ (15)

Artinya: “Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?”

Menurut Ibnu Abbas bahwa Surga disiapkan untuk orang-orang yang menjauhi segala macam bentuk kekafiran, juga tak melakukan kemusyrikan atau perbuatan yang terlarang.

Menurut Abu Al-Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin meriwayatkan dari Imam Dahhak yang mengutip perkataan dari an-Nazzal bin Sabrah, ia berkata:

ﻣﻜﺘﻮﺏ ﻋﻠﻰ ﺑﺎﺏ اﻟﺠﻨﺔ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﺳﻄﺮ: ﺃﻭﻟﻬﺎ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ اﻟﻠﻪ ﻣﺤﻤﺪ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ. ﻭاﻟﺜﺎﻧﻲ: ﺃﻣﺔ ﻣﺬﻧﺒﺔ ﻭﺭﺏ ﻏﻔﻮﺭ. ﻭاﻟﺜﺎﻟﺚ: ﻭﺟﺪﻧﺎ ﻣﺎ ﻋﻤﻠﻨﺎ ﺭﺑﺤﻨﺎ ﻣﺎ ﻗﺪﻣﻨﺎ ﺧﺴﺮﻧﺎ ﻣﺎ ﺧﻠﻔﻨﺎ

Ada tiga kalimat yang tertulis dipintu surga.

Pertama. Tulisan yang berisi kalimat

ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ اﻟﻠﻪ ﻣﺤﻤﺪ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ

Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Muhammad utusan Allah.

Kedua. Walau Umat manusia Berdosa, Allah Dzat pemberi ampun.

Ketiga. Mendapatkankan pahala atas amalan yang telah kami lakukan, Kami merasa untung atas usaha yang telah dilakukan, dan merasa rugi atas apa yang kami tinggalkan.

Dari Penjelasan ini, untuk mendapatkan surga harus memiliki keimanan yang kuat yang dipertahankan sampai akhir hayat, serta tak putus asa atas dosa yang telah dilakukan karena Allah Maha pengampun.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *