jaga lisan, cara memanggil

4 Hal Kecil ini akan Membesar bila tak Segera Ditangani

Dunia selalu diramaikan oleh manusia sebagai penghuninya, berbagai trik dilakukan untuk mendapatkan hasil yang diimpikan, lebih-lebih urusan kekuasaan, keinginan untuk menjadi pemimpin, atau pemegang kendali, baik diorganisasi, perusahaan, bahkan dalam pemerintahan selalu menjadi tren tersendiri, daya tarik bagi orang yang mempunyai hasrat tinggi.


Kenyataannya, seringkali imbas dari urusan politik adalah adanya gesekan untuk memperebutkan pengaruh, pemilih, juga selalu muncul adu argumen yang kadang memicu konflik sampai adu fisik.

Belajar dari realita yang ada, sebaiknya kita tak tertipu atau tersulut api kemarahan karena kekalahan pilihannya, sehingga mengorbankan hubungan persaudaraan maupun persahabatan, teman berubah menjadi lawan, begitu juga lawan menjadi kawan, maka tak usah berlebihan, fanatik kepada seseorang dengan memuji setinggi langit, maupun menghinanya dengan cara yang sangat keterlaluan yang didasari oleh api kemarahan dari nafsu kita, karena kita akan menyesal dikemudian hari.

Baca juga: Agar Hatimu menjadi Lembut, 3 Hal Ini Perlu Kamu Lakukan

Hal ini seperti dalam potongan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani:


واحبب من شئت فإنك مفارقه

Artinya: dan cintailah orang yang kamu kehendaki, karena kamu akan berpisah dengannya.


Dari penjelasan Hadis di atas, orang akan berpisah dengan orang yang ia kagumi, maupun yang orang yang ia sayangi, maka tak perlu berlebihan dalam menyayanginya, atau pun mendukungnya, begitu juga tak usah berlebihan dalam memusuhi orang yang tak sependapat dengan cara berfikir, atau tingkah lakumu, karena dikemudian hari bisa berubah menjadi suka kepadamu.

Dalam kitab Jawahirul Maani karya KH. Jauhari Umar Mengutip perkataan Syeh Qadir Al Jailani pernah berpesan,

إياكم أن تحبوا أحدًا أو تكرهوه إلا بعد عرض أفعاله على الكتاب والسنة كيلا تحبوه بالهوى وتبغضوه بالهوى

Janganlah kalian terlalu mencintai sesuatu, atau pun membencinya, setelah kau menggalinya, atau menelitinya, sesuai dengan Ajaran Agama atau tidak, agar kecintaan atau kebencianmu tak dilandasi oleh hawa nafsu.

Apapun perbuatan manusia, jika dilandasi oleh Nafsu, pasti ia selalu mengarahkan untuk berbuat sesuatu yang terlarang(negatif).


Dalam kitab Manakib Imam As Syafi’i karya Imam Baihaqi, beliau mengutip perkataan Imam Syafi’i tentang 4 hal kecil, yang berubah menjadi besar, yaitu:


Pertama, penyakit, kalau tak cepat diobati, akan segera menyebar keseluruh badan, yang bisa menyebabkan kematian seseorang.

Kedua, kefakiran, ini menjadi faktor krusial seseorang, karena kefakiran menjadi sumber kerusakan, segala cara akan dilakukan demi mencukupi kebutuhannya, sampai menjual keyakinannya juga tak jadi masalah.

Ketiga, permusuhan, ketika tidak cepat diatasi maka akan ada konflik baru yang lebih besar, bahkan memakan banyak korban, gambaranya adalah, bila ada dua orang yang sedang bertikai memperebutkan sesuatu, salah satunya meminta bantuan kepada teman-teman  satu kampungnya untuk menyerang orang yang bertikai dengannya, begitu juga pihak yang mau diserang meminta bantuan yang sama, bias dipastikan akan terjadi tawuran antar kampong. Maka setiap ada konflik kecil segera diselesaikan agar tak menjadi besar.

Keempat, api. Api bila sudah membakar sesuatu, dan tak segera dipadamkan, maka akan membesar, meludeskan semua yang ada di rumah, kantor, maupun tempat lain.

Dari penjelasan diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa wajar bila seseorang tak suka, membenci sesuatu yang tak sesuai dengannya, namun jangan sampai nafsu memperkeruh suasana. Sekecil apapun permasalahan, secepatnya diselesaikan agar tak menjadi besar yang menimbulkan banyak korban.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *