kenali Bisikan dalam Hatimu

4 Penyebab Agar Hati menjadi lebih Tenang

Problematika yang dihadapi manusia saat ini semakin menumpuk jika tak segera diselesaikan. Namun kunci menghadapinya dibutuhkan menjaga ketenangan hati dan jernihnya pikiran.

Lantas bagaimana hati menjadi tenang?

Hati manusia merupakan penggerak seluruh anggota badan. Bila hatinya baik maka semua akan menjadi baik. Sebaliknya, bila hati suram maka prilakau dan tingkah lakunya buram dan akan segera terbenam.

Dari sini peranan hati sangat penting bagi kehidupan. Maka dibutuhkan sebuah terobosan maupun cara agar hatinya menjadi baik.

Abu Al Husain Al Farisi pernah berkata

ﻋﻤﺎﺭﺓ اﻟﻘﻠﺐ ﻓﻲ ﺃﺭﺑﻌﺔ ﺃﺷﻴﺎء ﻓﻲ اﻟﻌﻠﻢ ﻭاﻟﺘﻘﻮﻯﻭاﻟﻄﺎﻋﺔ ﻭﺫﻛﺮ اﻟﻠﻪ ﻭﺧﺮاﺑﻪ ﻣﻦ ﺃﺭﺑﻌﺔ ﺃﺷﻴﺎء ﻣﻦ اﻟﺠﻬﻞ ﻭاﻟﻤﻌﺼﻴﺔ ﻭاﻻﻏﺘﺮاﺭ ﻭﻃﻮﻝ اﻟﻐﻔﻠﺔ

Penyebab hati menjadi hidup
dengan melakukan 4 hal. Pertama. Ilmu. Kedua, Takwa. Ketiga. Ketaatan. Keempat, dzikir kepada Allah. Sedangkan penyebab hati menjadi hancur ada 4 hal. Pertama, kebodohan. Kedua, kemaksiatan. Ketiga, tertipu. Keempat, sifat alpa yang berkepanjangan.

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa kesuksesan seseorang tergantung seseorang mampu memenjemen hati agar selalu baik.

Begitu juga peranan dzikir sangat penting bagi kehidupan. Alasannya adalah dzikir sebagai bentuk komunikasi dengan Tuhannya sehingga hati menjadi terarah.

silhouette photo of man leaning on heart shaped tree
4 Penyebab Agar Hati menjadi lebih Tenang
Photo by Rakicevic Nenad on Pexels.com

Sedangkan menurut Imam Qurthubi dalam Tafsirnya memaparkan 3 hal yang membuat hati menjadi lunak, lembut yaitu:

Pertama, memperbanyak mengingat kematian, hal ini sebagai pengingat diri dan hati bahwa manusia akan merasakan kematian, sehingga ia selalu menyiapkan diri dengan memperbanyak bekal untuk menghadapinya.

baca juga:

6 Sifat Hati Manusia yang penting Kamu Ketahui

Kedua, Sering menyaksikan orang yang sedang sekarat menuju ajalnya, ia akan mengetahui proses dicabutnya nyawa seseorang, ini sebagai pengalaman yang selalu diingatnya, dan akan menjadi obat mujarab dalam memperbaiki diri dan hati.

Ketiga, memperbanyak ziarah kubur orang muslim, karena akan mengingat kannya akan  kehidupan akhirat.

Semuanya itu sebagai obat hati agar tak terlalu ambisi dalam mengarungi kehidupan di dunia ini.







Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)