Ibadah shalat sujud ruku', ikhlas

5 Keistimewaan Nabi Ibrahim yang Jarang Diketahui

Nabi Ibrahim merupakan bapak dari para Nabi dan selalu diklaim, diperebutkan oleh 3 kalangan pemeluk agama samawi yaitu Yahudi, Nasrani dan Islam.

Kenapa demikian? alasannya adalah banyak Nabi yang terlahir dari keturunannya misalnya pernikahan Nabi Ibrahim dengan Siti Sarah terlahir seorang Nabi yang bernama Nabi Ishak. Dari keturunan Nabi Ishak terlahir Nabi Ya’kub yang mempunyai putra namanya Nabi Yusuf.

Sedangkan perkawinan Nabi Ibrahim dengan Siti Hajar melahirkan putera yang bernama Nabi Ismail. Dari Nabi Ismail inilah kelak terlahir Nabi akhir zaman, rasul penutup, Nabi yang terakhir yaitu Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam.

Jadi bila ditarik kesimpulan, asal usul tiga agama langit (Yahudi, Nasrani, Islam) berasal dari Keturunannya Nabi Ibrahim Alaihissalam.

5 Keistimewaan Nabi Ibrahim Alaihissalam

5 Keistimewaan Nabi Ibrahim yang Jarang Diketahui
5 Keistimewaan Nabi Ibrahim yang Jarang Diketahui

Imam Al Qurthubi dalam tafsirnya menjelaskan tentang 5 Keistimewaan Nabi Ibrahim Alaihissalam yaitu.

Pertama, Allah menjadikan Nabi Ibrahim sebagai bapak dari para Nabi dan Rasul.

Hal ini sesuai ayat yang berbunyi:

(وَوَصَّىٰ بِهَاۤ إِبۡرَ ٰ⁠هِـۧمُ بَنِیهِ وَیَعۡقُوبُ یَـٰبَنِیَّ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰ لَكُمُ ٱلدِّینَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ

Artinya:

Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. (QS. Al-Baqarah 132

Kedua, Allah menjadikan Nabi Ibrahim sebagai kekasihnya sehingga ia dijuluki Kholilullah.

Hal ini sesuai ayat yang berbunyi:

وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِّمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۗ وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا (125

Artinya:

Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.(QS. An Nisa: 125).

Ketiga, Allah menyelamatkan dirinya dari kobaran api.

Hal ini sesuai ayat yang berbunyi:

قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلَامًا عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ (69

Artinya:
Kami berfirman: “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim” (QS. Al Anbiya: 69).

Keempat, Allah menjadikan dirinya sebagai imam, pemimpin umat manusia.

Hal ini sesuai ayat yang berbunyi:

قَالَ إِنِّي جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًا ۖ قَالَ وَمِن ذُرِّيَّتِي ۖ قَالَ لَا يَنَالُ عَهْدِي الظَّالِمِينَ (124

Artinya.

Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim berkata: “(Dan saya mohon juga) dari keturunanku”. Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim. (QS. Al Baqarah: 124).

Kelima, Allah memberikan ujian kepadanya namun Ia mampu melaksanakan ujian tersebut dengan baik.

Hal ini sesuai ayat yang berbunyi:

وَإِذِ ابْتَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ رَبُّهُ بِكَلِمَاتٍ فَأَتَمَّهُنَّ ۖ

Artinya: Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. (QS. Al Baqarah: 124).

Dari sini, Nabi Ibrahim dijadikan panutan oleh umat manusia karena kepatuhan kepada Tuhannya sehingga dirinya mendapat keistimewaan yang banyak sekali.