imam al-amidi

7 Alasan Doa tak dikabulkan oleh Allah, salah satunya berkaitan dengan urusan Ibadah

Seringkali kita mendengar orang yang mengeluh gara-gara doanya tak lekas dikabulkan oleh Allah bahkan ia mengatakan bahwa Allah tidak adil lantaran orang kaya tercukupi secara materi sedangkan dirinya dalam keadaan kekurangan materi. Sungguh perbuatan ini sangat disayangkan.

Pada hakikatnya, Allah akan mengkabulkan doa yang dipanjatkan hambanya sesuai waktu yang sesuai, terbaik bagi dirinya karena Allah Maha mengetahui segala kebutuhan hambanya.

Abu al-Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin menjelaskan bahwa ada tujuh hal yang menjadi penyebab doa tak dikabulkan oleh Allah.

baca juga: Agar Terhindar dari Bahaya, Baca Doa ini

Pertama, seorang hamba melakukan perbuatan yang dimurkai-Nya, bahkan ia tak menyesali perbuatannya. Hal ini menjadi penghalang utama tak dikabulkannya doa.

Kedua, ia mengaku sebagai hamba Allah namun prilakunya tak mencerminkan sebagai seorang hamba.

Ketiga, Sering membaca Al-Qur’an, tetapi bacaannya tidak sesuai tajwidnya serta tidak merenungkan isinya apalagi sampai mengamalkannya.

baca juga: Doa Agar Dianugerahi Keturunan Yang Baik

Keempat, mengaku sebagai umat Nabi tetapi tak mau mengamalkan sunnahnya terutama sering mengkonsumsi makanan yang tidak halal atau yang belum jelas hukumnya.

Kelima, meyakini bahwa dunia ini tak akan menyamai pahala disisi Allah tetapi ia malah merasa nyaman dengan urusan dunia.

Keenam, ia berpendapat bahwa dunia akan sirna tetapi ia malah gila akan gemerlapannya.

Ketujuh, meyakini akhirat lebih baik daripada dunia tetapi ia tak giat dalam mengejar pahala akhirat.

baca juga: Hati-hati! Non Muslim yang Teraniaya, Doanya juga Terkabulkan

Itulah hal-hal yang menjadikan doa menjadi terhalang, tak dikabulkannya oleh Allah. Dan yang menjadi faktor penentu terkabulnya doa adalah konsumsi makanannya dari hal yang halal bukan yang haram.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *