doa, akhirat

Agar Hatimu menjadi Lembut, 3 Hal Ini Perlu Kamu Lakukan

Dunia ini bagai fatamorgana, semua cepat berlalu, berubah secara drastis, kadang ekonomi diatas, suatu saat akan terlibas, ditelan oleh masa, yang semakin tak terasa. Begitu juga jabatan yang tak lama lagi akan tergantikan, maka dari itu, jangan lengah, serta terlena ketika karir sedang membahana, pergunakan semaksimal mungkin agar tak menyesal dikemudian hari.

Beruntunglah orang yang selalu waspada, tak terkecoh oleh keadaan, dan kepentingan sesaat.
Al-Qur’an sudah memberi gambaran kepada kita, bahwa banyak orang yang lalai, terbujuk kepentingan sesaat, seperti dalam Surat At-Takasur:

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ (1) حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ (2

Artinya:

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur.

Imam Ar-Razi dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa kata(التكاثر) berarti berbangga dalam urusan harta, kedudukan, pangkat, atau dalam mencari popularitas, hal ini menjadi penghalang dalam beribadah kepada Allah SWT, Sampai ajal akan menjemputnya.

baca juga:

4 Penyebab Hati Menjadi Keras, diantaranya tentang Makanan

Dari penjelasan ini, beliau memberikan gambaran bahwa berbangga atau berlomba dalam kebaikan, Akhlak yang baik, maka dianjurkan oleh Agama, dengan catatan agar orang lain mau mengikuti jejak perilaku kebaikannya, hal ini sebagai sumber inspirasi dalam kebaikan. Yang dilarang adalah berbangga dalam urusan dunia, dengan menumpuk harta, atau berambisi besar untuk menduduki suatu jabatan sampai lupa kewajiban, bahkan sampai menghalalkan segala cara demi memuaskan egonya.

Sedangkan menurut Imam Baidhowi dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa kunci supaya tak gila akan harta maupun jabatan adalah dengan mengingat mati, lebih-lebih sampai mau ziarah kubur, karena hal ini mengingatkan hidup di dunia hanya sementara, harta yang dimiliki, akan segera dinikmati ahli warisnya, ia tak akan membawanya, yang ia bawa hanya amal kebaikannya saja.

Dalamnya lautan bisa diprediksi, diterka oleh manusia, namun dalamnya hati manusia tak ada yang mampu mengukurnya. Itulah ungkapan yang pas untuk menggambarkan sifat-sifat hati manusia yang selalu berubah-ubah setiap waktu.

Sedangkan Imam Qurthubi dalam Tafsirnya memaparkan 3 hal yang membuat hati menjadi lunak, lembut yaitu:

Pertama, memperbanyak mengingat kematian, hal ini sebagai pengingat diri dan hati bahwa manusia akan merasakan kematian, sehingga ia selalu menyiapkan diri dengan memperbanyak bekal untuk menghadapinya.

baca juga:

6 Sifat Hati Manusia yang penting Kamu Ketahui

Kedua, Sering menyaksikan orang yang sedang sekarat menuju ajalnya, ia akan mengetahui proses dicabutnya nyawa seseorang, ini sebagai pengalaman yang selalu diingatnya, dan akan menjadi obat mujarab dalam memperbaiki diri dan hati.

Ketiga, memperbanyak ziarah kubur orang muslim, karena akan mengingat kannya akan  kehidupan akhirat.

Semuanya itu sebagai obat hati agar tak terlalu ambisi dalam mengarungi kehidupan di dunia ini.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *