Agar Suasana Masyarakat Kondusif, Sebaiknya Menjauhi Tiga Hal Ini - masholeh.com
0 views

Agar Suasana Masyarakat Kondusif, Sebaiknya Menjauhi Tiga Hal Ini

Masyarakat selalu berharap suasana disekelilingnya aman, tentram, kondusif serta dijauhkan dari konflik horizontal akibat gesekan, maupun percikan api perbedaan sikap, pilihan maupun beda karena kepentingan kelompoknya masing-masing. Seringkali konflik muncul dari hal-hal kecil yang berubah menjadi permusuhan bertahun-tahun bahkan ratusan tahun.


Masyarakat selalu berharap suasana disekelilingnya aman, tentram, kondusif serta dijauhkan dari konflik horizontal akibat gesekan, maupun percikan api perbedaan sikap, pilihan maupun beda karena kepentingan kelompoknya masing-masing. Seringkali konflik muncul dari hal-hal kecil yang berubah menjadi permusuhan bertahun-tahun bahkan ratusan tahun.

Fenomena akihir-akhir ini, banyak teman yang berubah menjadi lawan, saudara seperti musuh yang berbahaya, bahkan musuh yang sering membuat rusuh dijadikan seorang pengasuh. Memang dunia ini sudah terbalik.

Menurut Imam Ali bin Hisamudddin dalam kitab Kanzul Ummal fi Sunan al-Aqwal wa al-Af’al mengutip nasehat Abi Darda’,

عن أبي الدرداء قال: تعلموا العلم قبل أن يرفع، فإن ذهاب العلم ذهاب العلماء، لولا ثلاث خصال لصلح أمر الناس: شح مطاع، وهوى متبع، وإعجاب المرء بنفسه

Dari Abi Darda’ berkata: “Belajarlah ilmu sebelum dicabut karena hilangnya ilmu dengan hilangnya ulama’. seumpama tidak ada tiga hal ini maka masyarakat akan damai dan kondusif yaitu sifat pelit yang selalu ditaati, hawa nafsu yang selalu diikutib serta terlalu berbangga kepada dirinya sendiri.

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa penyebab konflik horizontal dipicu oleh hal-hal sebagai berikut:

Pertama, karena masyarakat memiliki sifat kikir, bakhil terhadap yang ia miliki baik ilmu, harta. Sikap kikir ini menghilangkan kepekaan sosial kepada lingkungan sekitar terutama orang yang membutuhkan. Ketika hubungan orang kaya dan yang kurang biaya sudah tidak harmonis maka tinggal menunggu kehancurannya.

Kedua. Selalu mengikuti hawa nafsunya padahal nafsu selalu mengajak hal-hal negatif. Bila prilaku seseorang berlandaskan hawa nafsu maka bisa dipastikan dirinya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan kerugian yang ditimbulkannya terutama kepada orang lain.

Ketiga. Terlalu bangga kepada dirinya sendiri terutama dalam harta, tahta, ilmu pengetahuan yang ia miliki. Prilaku ini sangat berbahaya karena ia akan menjadi orang yang sombong padahal orang sekelilingnya masih banyak yang lebih hebat darinya.

Dari penjelasan ini, bila tiga hal diatas dijauhi maka masyarakat akan menjadi tenteram, damai serta tak mudah terpancing konflik horizontal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.