Agar Syaitan Lari dari Rumah Kita, Lakukanlah

Syaitan tak akan bosan menggoda, menyesatkan manusia agar jauh dari ajaran. Berbagai cara ia lakukan seperti menggoda orang kaya dengan kekayaannya, yang pintar diuji dengan keilmuannya, begitu juga pejabat digoda dengan jabatannya. arenaerharap agar mereka menjadi pengikut setianya sampai di neraka.

Manusia yang selamat dari godaannya adalah orang yang selalu berusaha melawan bisikannya dengan akal sehatnya serta pemahaman yang benar akan ajaran agamanya.

Baca juga: http://masholeh.com/iblis-jin-syaitan-dan-hikmah-penciptanya/

Salah satu cara agar Syaitan lari, tak betah berlama-lama di rumah kita adalah dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an serta mengkaji dan mengamalkan isinya sebatas kemampuan dirinya. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi,

وعن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: “لا تجعلوا بيوتكم مقابر، إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة” رواه مسلم.

Artinya:”Diriwayatkan dari Abi Hurairah RA bahwasanya Rasulullah bersabda:”jangan kau jadikan rumahmu seperti kuburan, sesungguhnya syaitan akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah. (HR. Muslim).

Baca juga: http://masholeh.com/agar-terhindar-dari-penglihatan-jin-baca-kalimat-ini-saat-melepas-baju-di-kamar-mandi/

Menurut dalam Dalil Al-Falihin menjelaskan bahwa orang yang membaca surat ini akan menjadikan syaitan tak betah berlama-lama di rumah dikarenakan banyak manfaat serta hikmah serta penjabaran hukum secara terperinci sehingga seseorang memiliki perisai dalam hidupnya dalam melawan Syaitan.

Baca juga: http://masholeh.com/hati-hati-bila-syaitan-membisikkan-ini/

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa agar rumah menjadi berkah dan dijauhkan dari segala marabahaya maka perbanyak membaca Al-Qur’an. Disamping itu, Malaikat akan selalu mendoakan kebaikan kepada orang yang selalu membaca kitab suci sehingga rumah terasa nyaman dan dijauhkan dari keributan.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *