Agar Zakat, Sedekah Kamu tak Sia-sia, Segera Lakukan Hal penting Ini

Setelah seseorang telah menunaikan kewajiban seperti memberikan zakat atau menunaikan Nadzar juga telah membayar kafarat maka yang penting dilakukan adalah menjaga dari hal-hal yang membatalkan pahalanya yaitu sering mengingat-ingatnya di hadapan orang yang kita berikan atau lebih dikenal dengan istilah Mannu. Kenapa demikian?

Alasannya adalah karena hal ini sangat menyakitkan hati orang yang menerima bahkan si penerima terkadang mengumpat dibelakang kita dengan mengatakan:

“Kalau kamu tak ikhlas memberikan sesuatu, maka tak usah kau sebut-sebut, bila tahu ujungnya begitu, aku tak mau menerimanya,”

Baca juga: Bolehkah Memberikan Zakat Fitrah sebelum Waktunya? Ini Penjelasan Imam Madzhab

Lho betulkan, Bila hal tersebut terjadi, niat baik untuk bersedekah malah menjadi sia-sia karena kesalahan yang kita lakukan sendiri.

Dari sini, penting kiranya dalam  mengamalkan ajaran agama itu harus didasari ilmu bukan hawa nafsu, tidak hanya berbekal semangat saja tapi rasa, jiwa kemanusiaan harus tetap dijaga.

Begitu juga hal penting yang perlu kamu lakukan adalah berdoa agar amalmu diterima oleh yang Maha kuasa. Ini salah satu doa yang perlu dibaca

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ 

Artinya: “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,”

Imam  Nawawi dalam kitab Al Adzkar menjelaskan disunnahkan bagi orang yang telah menunaikan zakat, sedekah, membayar kafarat atau Nadzar supaya membaca doa seperti diatas.

Baca juga: Hukum Memberikan Zakat Fitrah Setelah Shalat Idul Fitri

Hal ini seperti yang telah dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail saat setelah membangun ka’bah. Begitu pula yang telah dilakukan oleh istri dari Imran atau yang dikenal dengan ibunya Siti Maryam (ibunya Nabi Isa).

Setelah selesai berdoa, kita berharap amalan yang telah dilakukan diterima dan membawa berkah kepada dirinya dan dapat membantu orang lain terutama saat terjadi pandemi covid 19 seperti saat ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *