Ahli Ibadah Tapi Menjadi Penghuni Ahli Neraka, Ini Penyebabnya - masholeh.com
0 views

Ahli Ibadah Tapi Menjadi Penghuni Ahli Neraka, Ini Penyebabnya

Banyak orang merasa amal kebaikan sudah banyak sehingga ia menjadi malas-malasan dan yang dikhawatirkan adalah kebiasaan ini sampai datangnya ajal, ia tak menyadari hancurnya amal karena memiliki rasa ujub atau bangga terhadap amal kebaikan.

Kematian sebagai salah satu teka-teki kehidupan yang dirahasiakan oleh Allah. Ini bertujuan agar manusia selalu berusaha agar amal perbuatannya istiqamah serta menjaga dari hal-hal yang terlarang.

Banyak orang merasa amal kebaikan sudah banyak sehingga ia menjadi malas-malasan dan yang dikhawatirkan adalah kebiasaan ini sampai datangnya ajal, ia tak menyadari hancurnya amal karena memiliki rasa ujub atau bangga terhadap amal kebaikan. Begitu juga banyak ahli maksiat bahkan seorang penjahat di akhir-akhir hayatnya ia bertaubat menyesali perbuatannya akhir ia mendapat kenikmatan dan kemuliaan.

Abu Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin pernah menjelaskan bahwa orang yang paling rugi adalah orang yang tercatat kebaikannya dan berstatus muslim tetapi diakhirat dimasukkan golongan orang yang ingkar (kafir). Maka tak terlalu rugi orang yang keluar dari tempat ibadah non muslim, tetapi yang merugi adalah orang yang sering keluar masuk masjid kemudian dilemparkan ke neraka. Lebih lanjut abu al-Lais as-Samarkandi menjelaskan,

ﻭﺫﻟﻚ ﻛﻠﻪ ﺑﺴﺒﺐ ﺃﻋﻤﺎﻟﻪ اﻟﺨﺒﻴﺜﺔ، ﻭاﺭﺗﻜﺎﺑﻪ اﻟﻤﺤﺮﻣﺎﺕ ﻓﻲ اﻟﺴﺮاﺋﺮ

Hal ini terjadi disebabkan amal kejelekan atau melakukan hal-hal terlarang yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi yang tak diketahui orang lain.

Banyak orang yang terlalu mementingkan urusan ibadah, tapi melupakan urusan sosial, shalat rajin tapi tak rukun sama tetangga, Haji berkali-kali tapi sering berbohong kepada orang lain. Maka dari itu, jangan menilai orang lain dari luarnya saja serta jangan merasa bangga dengan amal kebaikan karena akan merugikan diri sendiri, tapi selalu evaluasi agar hidup semakin asri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *