Anjuran Nabi agar Istiqamah dalam Beramal walau Sedikit - masholeh.com
1 views

Anjuran Nabi agar Istiqamah dalam Beramal walau Sedikit

Islam mengajarkan kesederhanaan dalam memahami kehidupan terutama dalam urusan ibadah untuk tidak terlalu fanatik atau berlebihan dalam memahami sebuah ajaran. Larangan ini bertujuan agar manusia tidak terlalu terlena akan bujukan syaitan dan hawa nafsu yang hendak menyesatkan dirinya karena orang yang terlalu fanatik akan menutup diri dari kebenaran yang datang dari orang lain.

Islam mengajarkan kesederhanaan dalam memahami kehidupan terutama dalam urusan ibadah untuk tidak terlalu fanatik atau berlebihan dalam memahami sebuah ajaran. Larangan ini bertujuan agar manusia tidak terlalu terlena akan bujukan syaitan dan hawa nafsu yang hendak menyesatkan dirinya karena orang yang terlalu fanatik akan menutup diri dari kebenaran yang datang dari orang lain.

Nabi menganjurkan kepada umat islam agar beramal sesuai kemampuan walaupun sedikit demi sedikit. Penekanannya pada kualitas amal perbuatan bukan kuantitasnya, lebih-lebih jika dilakukan secara istiqamah atau terus menerus. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi

عن عائشة رضي الله عنها، أنها قالت: سئل النبي صلى الله عليه وسلم: أي الأعمال أحب إلى الله؟ قال: «أدومها وإن قل» وقال: «اكلفوا من الأعمال ما تطيقون. رواه البخاري

Artinya:”Diriwayatkan dari Siti Aisyah Radhiyallahu Anha berkata: “Nabi ditanya tentang amal perbuatan yang paling dicintai oleh Allah?Nabi menjawab:”yaitu amal perbuatan yang dilakukan secara terus-menerus walau sedikit. Nabi lantas melanjutkan sabdanya:”Lakukanlah amal kebaikan yang kalian mampu mengerjakannya. (HR. Bukhari).

Imam al-Munawi dalam Faidhul Qadir menjelaskan bahwa amal perbuatan yang banyak pahalanya adalah yang dilakukan secara terus-menerus walaupun hanya sedikit. Jika dilakukan secara rutin maka akan mudah dan tak menjadikan tekanan batin.

Baca juga: http://masholeh.com/empat-tanda-orang-yang-istiqamah/

Dalam hadits lain dijelaskan,

وعن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما قال: قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم: يا عبد الله، لا تكن مثل فلان، كان يقوم الليل فترك قيام الليل،” متفق عليه

Artinya: “diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin al-Ash RA berkata: “Rasulullah SAW berkata kepadaku: “wahai Abdullah, janganlah kalian seperti fulan yang bangun malam untuk beribadah kemudian ia tak menjalankannya lagi. (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: http://masholeh.com/nasehat-nabi-sulaiman-agar-mendapatkan-kemuliaan-di-dunia/

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa tanda amal seseorang diterima oleh Allah adalah ia mempunyai komitmen untuk selalu istiqamah dalam beramal dan bersikap sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *