Salah satu tanda keagungan Allah SWT Dzat yang Maha sempurna ialah mampu menciptakan berbagai macam ciptaannya, ada yang berupa tumbuhan, hewan, manusia, malaikat, syaitan, bahkan jin.

Salah satu makhluk yang berkewajiban melaksanakan ibadah kepada Allah adalah jin dan manusia. Hal ini sesuai ayat yang berbunyi,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ (56

Artinya:

Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (Adz-Dzariyat: 56)

Ayat ini, menurut Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah menciptakan jin dan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah. Pada hakikatnya Allah tak butuh bantuan mereka bahkan seumpama makhluknya durhaka semua niscaya tak mengurangi kesempurnaan-Nya.

Dalam Tafsir Mafatih al-Ghaib, Imam Ar-Razi menjelaskan tentang berapa pendapat tentang asal usul penamaan jin.

Pertama. Kata ‘Jin’ berarti menutupi atau menghalangi karena pada dasarnya jin itu tak terlihat oleh mata manusia.

Kedua. Pada awalnya, jin merupakan penjaga surga. Dari kedua pendapat diatas ternyata yang lebih kuat adalah adalah pendapat yang pertama yaitu jin tak terlihat oleh mata pandangan manusia.

Imam al-Qurthubi dalam Tafsirnyamenjelaskan bahwa para ulama’ berbeda pendapat tentang asal jin. Menurut Imam Hasan al-Bashri Jin merupakan anak dari iblis, sedangkan Manusia anak dari Nabi Adam. Jin dan Manusia ada yang beriman (mukmin) akan menjadi Waliyullah dan ada yang kafir (tak beriman) biasanya di sebut Syaitan. Keduanya terkena kewajiban untuk beribadah.

baca juga Menguak Hikmah Tujuan Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an

Sedangkan menurut Ibnu Abbas menjelaskan bahwa Jin merupakan anak dari Jan (penghuni bumi sebelum Nabi Adam), mereka bukan Syaitan dan ada yang mukmin dan kafir. Sedangkan Syaitan anak dari iblis akan mati bersamanya pada hari kiamat.

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa Allah menciptakan jin tak terlihat oleh manusia karena ada beberapa hikmah tersendiri yaitu agar manusia selalu bertambah keimanan-Nya karena mampu menciptakan ciptaannya yang nyata maupun yang tak kasat mata.

Asal Usul Penamaan Jin yang Jarang diketahui Orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *