Baca Doa Ini, Agar diberikan Iman yang Kuat

Amal kebaikan seseorang akan bertambah dan berkurang sesuai keimanan yang ada dalam dirinya. Seseorang akan berubah prilaku dan perbuatannya sesuai perubahan kondisi yang ia alami dan rasakan.

Amal kebaikan seseorang akan bertambah dan berkurang sesuai keimanan yang ada dalam dirinya. Seseorang akan berubah prilaku dan perbuatannya sesuai perubahan kondisi yang ia alami dan rasakan.

Islam datang untuk menganjurkan kepada umatnya agar selalu istiqamah dalam keimanan dan ucapannya sesuai dengan perbuatan karena pada dasarnya seseorang mudah beretorika namun susah dalam menerapkannya.
Nikmat Iman dan Islam merupakan nikmat paling agung yang harus disyukuri agar selalu bertambah kebaikannya.
Salah satu doa yang selalu dibaca Nabi Muhammad Saw saat pagi dan petang yaitu:

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ وَعَلَى دِينِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنْ الْمُشْرِكِينَ

Semoga pagi ini, kami dalam keadaan Islam juga selalu sesuai dengan kalimat ikhlas dan sesuai dengan ajaran agama Islam serta sesuai ajaran leluhur kami yaitu Nabi Ibrahim seorang yang lurus bukan termasuk orang yang musyrik.

Baca juga:

Hal ini sesuai dengan hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad,

عَنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى رضي الله عنه عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ إِذَا أَصْبَحَ وَإِذَا أَمْسَى : (أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ وَعَلَى دِينِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنْ الْمُشْرِكِينَ). رواه أحمد

Artinya:”diriwayatkan dari Abdurrahman bin Anda Radhiyallahu Anhu bahwasanya Nabi selalu membaca doa ini saat pagi dan petang, yaitu:Semoga pagi ini, kami dalam keadaan Islam juga selalu sesuai dengan kalimat ikhlas dan sesuai dengan ajaran agama Islam serta sesuai ajaran leluhur kami yaitu Nabi Ibrahim seorang yang lurus bukan termasuk orang yang musyrik. (HR. Ahmad).

Menurut Imam al-Munawi dalam Faidhul Qadir menjelaskan bahwa Nabi mengajarkan doa ini agar umatnya selalu mensyukuri nikmat Islam serta selalu memperbanyak membaca syahadat agar keimanannya semakin kuat. Dalam doa ini juga disebutkan kaitan Nabi Ibrahim sebagai leluhur Nabi Muhammad yang misinya sama yaitu menyebarkan ajaran tauhid atau mengesakan Tuhan.

Dari penjelasan ini, doa ini sangat penting bagi kehidupan terutama agar selalu diberikan petunjuk yang sesuai ajaran agama dan meninggal dalam keadaan Khusnul khatimah.

Leave a Reply