Benteng Orang Mukmin, Ternyata ini

Kehidupan di dunia ini sebagai sebuah ujian, ia menjadi pemenang atau menjadi seorang pecundang yang kalah dalam pertempuran. Untuk menghadapi semua godaan itu,


seorang mukmin harus mempunyai tameng sebagai pelindung diri agar ia selamat.

Dalam Kitab Tanbih Al Gofilin, Abu Allais Assamarqandi menjelaskan bahwa benteng diri seorang mukmin ada 3 hal, yaitu:

Pertama, Masjid merupakan tempat yang teduh untuk mengadukan segala permasalahan, dan tempat untuk menghindari dari segala kemaksiatan, terutama di sepuluh akhir Ramadhan sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad, dan beliau selalu beribadah dengan sungguh-sungguh di waktu ini.

Kedua, Dzikir kepada Allah SWT, karena sebagai pelindung diri dari godaan syaitan, yang menyelinap ke dalam hati manusia, sehingga terpengaruh oleh rayuannya yang menjadi penyebab manusia akan celaka. Adanya dzikir ini sebagai bentuk komunikasi yang intens antara hamba dan penciptaannya, sehingga ia selalu diberi ketenangan dalam hidupnya.

Ketiga, Membaca Al Qur’an, bila kitab suci ini dibaca tak hanya mendapat pahala, namun akan mampu menjadi pembersih hati bila dipahami, diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan mampu menjadi penerang dalam hidupnya, dan juga akan memberi pelindung diri hawa nafsu dan syaitan. Disamping itu Al-Qur’an akan memberi Syafaat bagi yang membacanya. Sahabat Nabi yang bernama Ali bin Abi Tholib pernah berkata bahwa akan datang suatu masa, Islam hanya namanya saja, begitu juga Al Qur’an hanya tulisannya saja, karena umat Islam membiarkan Kitab suci sekedar pajangan lemari, padahal mukjizat Al Quran akan keluar sebagai solusi, dan penuntun hidup manusia bila dibaca dan dikaji secara mendalam.

Dari ketiga hal diatas, bila seorang mukmin mempraktekkannya akan menjadi pendobrak diri supaya menjadi manusia yang tangguh dalam mengahadapi situasi apapun, dan tak mudah tergoda oleh siapapun.

Semoga kita dimudahkan dalam menjalankannya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan