Boleh Berdebat, Asal untuk Mencari Kebenaran bukan Pembenaran - masholeh.com
0 views
jaga lisan, cara memanggil

Hadist tentang keistimewaan menahan emosi

Akhir-akhir ini di Negara kita, banyak yang memperbincangkan tentang visi dan misi calaon Presiden dan Wakilnya menjelang dilaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu), terutama masyarakat sangat menunggu pelaksanaan debat Capres dan Cawapres yang akan segera berlangsung yang disiarkan beberapa stasiun televisI.

baca juga: nasehat umar bin khattab beda pilihan persahabatan tetap harmonis

Sudah menjadi tabiat manusia bahwa ia sebagai makhluk yang suka berdebat, berargumen, mengeluarkan opini, bertele-tele, bahkan berorasi untuk menyampaikan pendapatnya, atau mewakili kelompoknya. Maka tak jarang perdebatan berujung kepada keributan bahkan anarkis karena tak memegang asas saling menghormati satu dan yang lainnya, mereka mengedepankan ego masing-masing, serta lebih mengedepankan pembenaran argumen, bukannya lebih fokus untuk mencari kebenaran yang menjadi inti  tujuan dari sebuah perdebatan. Hal ini seperti pendapat Sulthan Ulama’ Izzudin bin Abdissalam dalam kitab al-Fawaid fi Ikhtishar al-Maqasid:

لايجوز الجدل والمناظرة إِلَّا لإِظْهَار الْحق ونصرته ليعرف وَيعْمل بِهِ فَمن جادل لذَلِك فقد أطَاع وَأصَاب وَمن جادل لغَرَض آخر فقد عصى وخاب

Tidak diperbolehkan berdebat kecuali untuk mencari kebenaran atau untuk menegakkannya supaya dapat dimengerti dan ditindaklanjuti, maka orang yang berdebat untuk tujuan ini maka ia akan mendapatkan kebenaran. Sebaliknya  bila perdebatan untuk tujuan lain maka yang didapatkan adalah kerugian.

baca juga: anjuran menghargai orang lain sesuai kodratnya

Dari sini dapat dipahami bahwa perdebatan adu visi dan misi sangat diperbolehkan bila menjunjung tinggi sopan santun dan untuk mencari kebenaran atau solusi terbaik maka sangat dianjurkan, yang dilarang adalah perdebatan untuk ajang pembenaran dengan mengedepankan ego, serta merasa benar sendiri, dan tak menghargai lawan debatnya. Ini sungguh dilarang. Semoga debat visi dan misi ini membawa dampak positif di masyarakat dengan bertambahnya dewasa pengetahuan mereka dan dalam menyikapi perbedaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *