Bolehkah Memuji Diri Sendiri? - masholeh.com
0 views

Bolehkah Memuji Diri Sendiri?

Pada prinsipnya, manusia senang saat mendapatkan pujian, sanjungan atas hasil yang ia dapatkan atau kebaikan prilakunya. Di sisi lain ia akan merasa marah, jengkel saat mendapatkan kritikan atau cemoohan atas sikapnya. Hal ini sudah menjadi watak karakternya.

DIRI, INFORMASI

DIRI, INFORMASI

Pada prinsipnya, manusia senang saat mendapatkan pujian, sanjungan atas hasil yang ia dapatkan atau kebaikan prilakunya. Di sisi lain ia akan merasa marah, jengkel saat mendapatkan kritikan atau cemoohan atas sikapnya. Hal ini sudah menjadi watak karakternya.

Islam mengatur umatnya agar menjadi manusia yang beruntung tak terlena akan banyaknya pujian. Sebetulnya bolehkah seseorang memuji dirinya sendiri?

Baca juga: http://masholeh.com/nabi-musa-berharap-mendapatkan-kedudukan-mulia-seperti-orang/

Dalam Fatawa Dar Ifta’ Al-Misriyyah ada keterangan yang berbunyi,

اعلم أن ذكر محاسن نفسه ضربان، مذموم ومحبوب، فالمذموم أن يذكره للافتخار وإظهار الارتفاع والتميز على الأقران وشبه ذلك. والمحبوب أن يكون فيه مصلحة دينية، وذلك بأن يكون آمرا بالمعروف أو ناهيا عن منكر أو ناصحا أو مشيرا بمصلحة أو معلما أو مؤدبا أو واعظا ومذكرا أو مصلحا بين اثنين أو يدفع عن نفسه شرا أو نحو ذلك،

Ketahuilah, menyebut kebaikan diri sendiri dikategorikan menjadi dua. Pertama, Dilarang (tercela). Kedua, Diperbolehkan (terpuji). Yang termasuk kategori terlarang adalah dengan tujuan berbangga dan merasa lebih tinggi dibandingkan yang lain. Sedangkan yang terpuji seperti ada unsur kebaikan menurut agama misalnya untuk tujuan amar ma’ruf nahi munkar, atau untuk nasehat serta sebagai petunjuk kebaikan, pendidikan, pengajaran, atau untuk mendamaikan dua golongan, begitu pula untuk menolak kejahatan.

Dari penjelasan ini, seseorang harus mawas diri dan mampu menempatkan pada tempat dan situasi yang sesuai saat hendak memuji kebaikan diri sendiri. Bila salah dalam menempatkan maka ia akan dicemooh oleh orang lain.

Baca juga: ngaji sama guru akan membawa keberkahan

Hal yang paling penting adalah segala kebaikan atau kesuksesan yang ia dapatkan semuanya atas izin Allah maka harus disyukuri. Tanpa pertolongan niscaya dirinya tak mampu berbuat apapun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *