majelis ilmu

Cara Memilih Teman menurut Imam Al-Ghazali

Tips

Manusia tak mampu hidup sendiri tanpa adanya interaksi dengan orang lain baik dalam urusan dunia dan akhirat. Maka dari itu penting bagi seseorang untuk selalu memilih dan memilah orang yang menjadi temannya bukan berarti untuk membatasi dirinya dari pergaulan tetapi untuk menyeleksi orang yang benar-benar akan membantu menuju kebaikan dunia dan akhirat karena teman sangat mempengaruhi pola pikir seseorang.

Dalam hal ini, Imam Al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah menjelaskan bahwa untuk mendapat teman yang baik harus memperhatikan lima hal ini:

Pertama, Berakal. Ini sebagai modal pertemanan agar menjadi baik karena dengan akal akan selalu memberikan daya kritis terhadap diri kita bila melakukan kesalahan berpikir maupun perbuatan.

Kedua, mempunyai watak yang baik atau memiliki akhlak mulia. Beruntung bila mempunyai teman yang baik karena akan selalu memotivasi diri kita agar menjadi orang yang baik juga.

Ketiga, orang yang selalu berbuat kebaikan. Ia selalu menjauhi dari hal-hal yang terlarang atau kemaksiatan ataupun membuat keonaran dimasyarakat.

Keempat, tak gila atau ambisi berlebihan akan urusan dunia. Banyak orang yang hendak berteman dengan kita disaat sedang kaya materi, namun mereka akan lari bila kita sudah miskin, atau sudah tak memiliki kekayaan.

Kelima, orang yang jujur bukan orang yang curang. Memiliki teman yang jujur sangatlah sulit saat ini, karena setiap orang selalu menyembunyikan kejelekan maupun kekurangan dalam dirinya sehingga untuk melakukan kejujuran sangatlah berat, tapi harus selalu dicoba terus menerus.

Hal diatas merupakan petunjuk Imam Al-Ghazali agar selalu diberikan teman yang membantu dirinya mendapat keberuntungan dunia dan akhirat.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

http://www.masholeh.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *