doa, akhirat

Cara Mempertebal Keimanan, ini Langkahnya

Keimanan seseorang akan bertambah bila selalu dipupuk dengan ilmu dan amal perbuatan, begitu juga keimanan menurun dengan berkurangnya kualitas perbuatan yang dilakukan.

Benarkah keimanan seseorang membutuhkan penyegaran (refresh)?

Dalam sebuah Hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah berbunyi:

ﻭﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺟﺪﺩﻭا ﺇﻳﻤﺎﻧﻜﻢ ﻗﻴﻞ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﻭﻛﻴﻒ ﻧﺠﺪﺩ ﺇﻳﻤﺎﻧﻨﺎ ﻗﺎﻝ ﺃﻛﺜﺮﻭا ﻣﻦ ﻗﻮﻝ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ اﻟﻠﻪ
ﺭﻭاﻩ ﺃﺣﻤﺪ ﻭاﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﻭﺇﺳﻨﺎﺩ ﺃﺣﻤﺪ ﺣﺴﻦ

Artinya: “Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah bersabda: “Perbarui keimanan kalian. Ditanyakan, Wahai Rasulullah bagaimana kami memperbarui Keimanan kami, Nabi menjawab:”perbanyaklah membaca Lailahailla Allah. (HR.Imam Ahmad dan Imam Thabrani, Isnad dari Imam Ahmad Hasan).

Menurut Imam al-Munawi dalam Faidhul Qadir keimanan seseorang dianggap sah bila sudah mengucapkan Syahadat serta meyakini kebenaran kalimat Tauhid sebagai bentuk pengakuan adanya keesaan Tuhan dan menafikan atau meniadakan segala sifat yang tak patut disandarkan kepada-Nya.

Sedangkan Menurut Syeh Ihsan Jampes dalam Manahijul Imdad ala Syarah  Irsyadul Ibad menyatakan bahwa dengan memperbanyak membaca Lailahailla Allah atau Tahlil akan menambah terangnya hati serta mampu mengarahkan nafsu dalam dirinya menjadi lebih baik.

Dari penjelasan ini, Keimanan seseorang akan bertambah bila selalu diperbaharui dengan memperbanyak membaca Tahlil dimanapun, kapanpun ia berada, karena hal itu mampu menjadi benteng yang kokoh dalam mengarungi kehidupan yang penuh lika-liku yang terjal.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *