Makam syeh qura karawang

Catatan 10 Muharram di Masjid Syeh Qurratul Ain (Syeh Qura) Karawang

 

Tepat pada malam Asyura (sepuluh Muharram) kami dan rombongan berniat untuk ziarah ke makam wali penyebar islam di daerah Karawang yaitu Syeh Qurratul Ain atau dikenal dengan syeh Quro.

Imam Al Qusyairi Dalam kitab Risalahnya mengutip perkataan seorang ulama Abu Abdillah As Sajazi berkata

ﻋﻼﻣﺔ اﻷﻭﻟﻴﺎء ﺛﻼﺛﺔ ﺗﻮاﺿﻊ ﻋﻦ ﺭﻓﻌﺔ ﻭﺯﻫﺪ ﻋﻦ ﻗﺪﺭﺓ ﻭﺇﻧﺼﺎﻑ ﻋﻦ ﻗﻮﺓ

ada tiga tanda-tanda Waliyullah. Pertama, memiliki sifat rendah hati (tawadhu) saat mendapatkan kedudukan yang tinggi. Kedua, tak terlena akan kekuasaan. Ketiga, memiliki sifat pemaaf saat dirinya mampu membalas.

ziarah makam syeh qura Karawang
ziarah makam syeh qura Karawang

Dari kriteria ini, Syeh Qura termasuk seorang waliyullah penyebar Islam yang makamnya lumayan jauh dari tengah kota. Hal ini mengajarkan banyak hal Kepada orang yang masih hidup untuk selalu belajar kepada orang yang telah wafat ratusan tahun lamanya namun masih bisa membawa berkah kepada orang yang masih hidup. Buktinya para pedagang bisa menjajakan dagangannya sampai dini hari, tukang parkir, dll.

Bila di sana tak ada sejarah, tak ada makam orang mulia, masjid bersejarah niscaya tak ada kehidupan sampai larut malam.

Tetap jaga silaturahmi kepada orang yang masih hidup maupun orang yang sudah berpengalaman hidup.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)