Doa Agar Dianugerahi Keturunan Yang Baik

Setiap orang mendambakan agar mempunyai keturunan yang baik, namun tak semudah yang dibayangkan, karena hal ini membutuhkan proses yang panjang dalam mendidik, mengajarkan akhlak yang baik, itu pun tak cukup, faktor lingkungan sangat mempengaruhi pola pikir sang anak.
Dari sini peran orang tua sangat diharapkan, terutama dalam menjalin komunikasi sangat penting agar terjadi dialog yang baik dalam rangka mendewasakan anak tanpa ada rasa mengguruinya.

Salah satu hal penting yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia adalah lupa akan pentingnya mendoakan mereka agar menjadi anak-anak yang berbakti kepada orang tuanya. Diantar doa agar diberikan keturunan yang baik tertuang dalam Al-Qur’an, Surat Ali Imran:38 Yang berbunyi:

رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Artinya: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”.(QS. Ali Imran:38).

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa doa diatas dipanjatkan oleh Nabi Zakaria ketika melihat kejadian yang dialami oleh Siti Maryam yang dikarunia buah-buahan yang ada pada musim panas, padahal waktu itu sedang musim dingin. Beliau berharap agar dikaruniai keturunan yang baik walau diri dan istrinya telah berusia lanjut. Dengan keseriusan dalam berdoa akhirnya Nabi Zakaria dikarunia seorang putera yang bernama Yahya menjadi seorang Nabi.

Dari penjelasan ini, peran orang tua sangat penting terutama untuk selalu mendoakan anak-anaknya agar menjadi keturunan yang baik.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *