Kewajiban Menghormati Guru dalam Islam

Doa Agar diberikan Ilmu yang Bermanfaat

Salah satu tugas bagi setiap muslim dan muslimah adalah kewajiban untuk selalu belajar terutama akan hal-hal yang menjadikan sahnya dalam urusan ibadah kepada Allah SWT. Untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat harus berusaha untuk bersungguh-sungguh dalam belajar terutama dengan niat yang benar dan dipraktekkan dalam kehidupan disertai doa yangmaksimal akan diberkahi ilmu yang telah didapatkan.

Salah satu doa yang dipanjatkan oleh Nabi Muhammad SAW agar diberikan ilmu yang bermanfaat adalah seperti dalam Hadis yang diriwayatkan sahabat Abi Hurairah:

عن أبي هريرة قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- يَقُولُ: “اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي، وَزِدْنِي عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وأَعُوذُ بالله مِنْ حالِ أهْلِ النّارِ

Artinya:

“Diriwayatkan dari Abi Hurairah, ia berkata: bahwa Rasulullah berdoa: “Ya Allah berikanlah kemanfaatan ilmu yang telah engkau ajarkan kepadaku dan ajarkanlah kepadaku ilmu yang bermanfaat bagi diriku serta tambahkanlah selalu ilmu kepadaku, segala puji bagi Allah atas segala hal dan aku minta perlindungan kepada Allah dari ahli neraka,” (HR. Imam Ibnu Majah, Imam Turmudzi, Imam Hakim)

baca juga:http://masholeh.com/pentingnya-mempelajari-ilmu-kalam-atau-ilmu-tauhid/

Imam Al-Munawi dalam Faidhul Qadir menjelaskan bahwa Nabi meminta agar diberikan ilmu yang bermanfaat yaitu ilmu yang diamalkan dengan tujuan mencari Ridha Allah karena hal itu sebagai sarana bertambahnya ilmu yang bermanfaat, dari sini jelas bahwa para Rasul tidaklah diperintahkan untuk melakukan sesuatu kecuali untuk tujuan untuk ilmu. Dalam doa diatas menyimpan banyak hal terutama berkaitan dengan ilmu dan neraka, kenapa demikian? Karena banyak orang yang mengerti ilmu tapi tak mau mengamalkannya sehingga akan diancam api neraka, maka dari itu amalkan ilmu walau sebatas kemampuan kita.

baca juga: http://masholeh.com/tips-agar-mudah-mendapatkan-ilmu/

Dalam kitab Matan Zubad karya Syeh Ibnu Rislan disebutkan:

فَعَالِمٌ بِعِلْمِهِ لَمْ يَعْمَلَنْ … مُعَذَّبٌ مِنْ قَبْلِ عُبَّادِ اْلوَثَنِ

Orang yang alim yang tak mau mengamalkan ilmunya akan disiksa terlebih dahulu sebelum orang yang menyembah berhala.

baca juga:http://masholeh.com/tips-agar-mendapatkan-keberkahan-ilmu/

Maka sebaiknya kita mengamalkan ilmu sebatas kemampuan serta selalu meminta diberikan bertambah ilmu yang bermanfaat sehingga kita akan selamat dunia sampai akhirat.

 

 

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *