Doa

Doa Agar diberikan Keimanan yang Kuat dan Dosanya Terampuni

Agar Keimanan seseorang menjadi kuat dibutuhkan usaha yang maksimal dan doa yang optimal. Hal ini bertujuan supaya manusia diberikan kekuatan untuk istiqamah dalam beramal dan berdoa.

Salah satu doa agar diberikan ampunan oleh Allah dan diberikan Khusnul khatimah yaitu doa yang terdapat dalam surat Ali Imran yang berbunyi,

رَّبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا ۚ رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ (193

Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. (QS. Ali Imran: 193).

Menurut Ibnu Abbas dalam tafsir Tanwir al-Miqbas menjelaskan bahwa orang yang telah beriman dan memegang keyakinannya dijadikan wasilah agar diampuni dosa-dosanya dan meninggal dalam keadaan baik. Sedangkan Menurut Imam Ar-Razi dalam tafsirnya Mafatih al-Ghaib menjelaskan bahwa orang yang beriman kepada Allah meminta agar diberi tiga hal.

Pertama, terampuni dosa-dosanya. Ia berharap agar Allah menutupi segala dosa yang terdahulu serta selalu bertaubat dengan harapan dosanya menjadi terhapus.

Kedua, Dihapus segala kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat selama hidupnya.

Ketiga, permintaan agar meninggal dalam keadaan baik serta dikumpulkan dengan orang-orang baik seperti para Nabi, orang yang Shiddiq (benar dalam bersikap dan berperilaku) dan para syuhada (orang yang mati syahid). Ini bertujuan agar saat ia meninggal melakukan perbuatan seperti yang mereka lakukan dengan harapan mendapatkan derajat yang sama di akhirat kelak. Sedangkan menurut Imam Ibnu Katsir berpendapat bahwa maksud dari permintaan agar diakhiri hidupnya bersama dengan orang baik yaitu disamakan kebaikan serta kedudukannya dengan orang-orang shaleh (orang yang berbuat baik kepada Allah dan kepada orang lain).

Maka dari itu, berkat keimanan dan kekuatan doa yang selalu dipanjatkan setiap saat dengan harapan mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah sehingga dirinya menjadi manusia yang beruntung.

Bagikan

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *