imam al-amidi
Doa

Doa Agar Mendapatkan Kedudukan yang Mulia

Setiap manusia pasti ingin mendapatkan kedudukan yang mulia di sisi Allah dan di hadapan manusia. Sayangnya kebanyakan dari mereka tak mengikuti prosedur yang telah ditentukan oleh-Nya sehingga keinginannya tak sesuai dengan harapannya.

Di dalam Al-Qur’an ada doa yang dibaca oleh Nabi Sulaiman agar selalu diampuni oleh Allah dan mendapatkan kedudukan yang mulia, yaitu yang tertuang dalam Surat Shad/38:35 yang berbunyi:

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ (35

Artinya: Ia berkata: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi”.

Imam Ar-Razi dalam Tafsirnya Mafatih al-Ghaib menjelaskan bahwa di dalam doa ini, Nabi Sulaiman mendahulukan agar diampuni oleh Allah daripada kedudukan dunia. Hal ini mengisyaratkan bahwa ia mengedepankan urusan Agama daripada urusan dunia. Ayat ini juga memberi pelajaran bahwa meminta ampunan atau beristigfar sebagai sarana mendapatkan urusan keduniawiaan khususnya jabatan atau kedudukan.

Maka dari itu, untuk mendapatkan kedudukan yang tinggi caranya:

Pertama, mendekatkan diri kepada Dzat yang Maha Kuasa agar ditunjukkan jalan yang terbaik bagi dirinya, serta selalu dilindungi langkahnya, diantaranya dengan memperbanyak istigfar.

Kedua, Usaha yang maksimal untuk mendapatkannya, tanpa usaha manusia hanya berangan-angan belaka.

Ketiga, dengan kekuatan doa mampu merubah segalanya. Anak petani mampu menjadi seorang menteri berkat doa yang ia yakini. Anak pejabat menjadi penjahat karena tak mau berdoa agar menjadi orang hebat.

Bagikan

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *