Doa Agar menjadi Khusnul Khotimah

Kematian selalu menjadi teka-teki bagi siapapun tak hanya bagi manusia maupun makhluk lainnya, karena hal ini menjadi rahasia Tuhan, manusia tak ada yang mengetahuinya kapan waktu, tempatnya, dengan siapa, dan dalam kondisi apa akan dicabut nyawanya.

Setiap Muslim berharap ketika ajal siap menjemputnya, ia mati dalam keadaan beriman kepada Allah, terutama dalam keadaan beragama Islam.

baca juga: https://masholeh.com/tanda-tanda-khusnul-khatimah-seseorang/

Salah satu doa yang selalu dianjurkan untuk dibaca agar kelak ketika meninggal dalam keadaan baik atau khusnul khatimah, yaitu yang tertuang dalam Surat al-A’raaf: 126 yang berbunyi:

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ

Artinya: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu).”

 Doa ini dibaca oleh tukang sihirnya Fir’aun yang mengetahui kebenaran Nabi Musa serta mau menjadi pengikutnya, mengetahui kejadian ini, Fir’aun mengancam mereka akan memotong tangan dankakinya kemudian menyalibnya. Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya mengutip pendapat Ibnu Abbas, Ubaid bin Umair, Imam Qatadah, serta Imam Ibnu Juraij yang menjelaskan:

كانوا في أول النهار سحرة ، وفي آخره شهداء

Di pagi hari, pengikut Fir’aun adalah tukang sihir, tetapi sore harinya mereka menjadi orang yang beriman dan mati dalam  keadaan Syahid (disaksikan para Malaikat dan Manusia).

baca juga: https://masholeh.com/ibrahim-bin-adham-tak-mampu-menjawab-empat-hal-ini/

Dari sini penting bagi kita untuk tidak meremehkan siapapun terutama yang berbeda keyakinan dengan kita, karena akhir hayat seseorang tak ada yang mengetahuinya, maka bijaksana kepada diri sendiri dengan selalu intropeksi diri serta tak menyalahkan orang lain.

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *