Hakikat Hikmah dan Cara Mendapatkannya - masholeh.com
0 views

Hakikat Hikmah dan Cara Mendapatkannya

Alam semesta ini sebagai bukti akan adanya Allah SWT sebagai Dzat yang mencipta, Ia menjadikan semua makhluknya tidak lah sia-sia, namun mengandung hikmah yang terkandung didalamnya, serta orang yang mau berfikir dan menggali kebenaran maka ia akan mendapatkan hasil yang diinginkannya. Sebetulnya Hikmah itu apa sih?

Alam semesta ini sebagai bukti akan adanya Allah SWT sebagai Dzat yang mencipta, Ia menjadikan semua makhluknya tidak lah sia-sia, namun mengandung hikmah yang terkandung didalamnya, serta orang yang mau berfikir dan menggali kebenaran maka ia akan mendapatkan hasil yang diinginkannya.

Sebetulnya Hikmah itu apa sih?

baca juga: Hikmah Diciptakannya Dunia

Hikmah yaitu ilmu yang membahas tentang hakikat sesuatu atau biasa diartikan kebijaksanaan. Menurut Imam Fakhruddin Ar-Razi hikmah dalam al-Qur’an terdiri dari empat macam. Pertama, hikmah yaitu petuah-petuah al-Qur’an (مواعظ القرآن). Kedua, hikmah diartikan al-Fahmu atau faham. Ketiga, hikmah diartikan kenabian atau (النبوة). Keempat, yang dimaksud hikmah adalah al-Qur’an itu sendiri.

baca juga: Hikmah Tujuan Kisah-kisah dalam Al Qur’an

Syeh Muhammad bin Abdul Karim dalam Mausuah al-Kisanzan  mengutip perkataan Dzun Nun AL-Misri:

مدار الحكمة على ثلاثة أشياء : الصدق والتصديق والتحقيق . فالصدق باللسان ، والتصديق بالقلب ، والتحقيق بالجوارح.

Sumber hikmah ada tiga hal: Pertama, kebenaran (الصدق) yang berasal dari lisan. Kedua, membenarkan (التصديق) yang bersumber dari hati. Ketiga, mengaplikasikan (التحقيق) yang diwujudkan oleh semua raga manusia.

Syeh Abu Thalib al-Makki (w. 386 H) dalam kitab Ilmu al-Qulub menjelaskan bahwa Untuk mendapat hikmah, seseorang harus melakukan empat hal ini:

Pertama, tak memulai pembicaraan sebelum diminta untuk bicara.

Kedua, ia tak mau menjelaskan atau memberikan sesuatu sebelum waktu yang sesuai dengan kondisi.

Ketiga, ia tak akan menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan kepadanya.

Keempat, ia tak menempatkan atau memberikan sesuatu kepada orang yang tidak berhak menerimanya.

baca juga: Hikmah Perbedaan Bahasa dan Warna Kulit

 

Maka dari itu orang yang bijaksana akan mengetahui kapan ia bersikap, kapan ia berbicara, serta ia mengerti dengan orang yang diajak berbicara, sehingga langkahnya selalu terarah dengan baik.

Artikel ini pernah dimuat di masholeh.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *