Hati Orang Yang Beriman, Ini Tanda-Tandanya

Hati manusia sebagai pusat kontrol dirinya, bila hatinya baik maka akan mengarahkan seluruh anggota badannya untuk melakukan kebaikan. Sebaliknya bila hati seseorang keruh maka akan mengarahkan prilakunya Kepada hal-hal yang terlarang.

Ibnu al-Mulaqqin dalam Tabaqat al-Aulia mengutip perkataan Hammad bin Abdullah yang lebih dikenal Abu al-Khoir al-Aqtha’ merupakan salah satu guru tasawuf. Ia berkata:

اﻟﻘﻠﻮﺏ ﻇﺮﻭﻑ: ﻓﻘﻠﺐ ﻣﻤﻠﻮء اﻳﻤﺎﻧﺎ، ﻓﻌﻼﻣﺘﻪ اﻟﺸﻔﻘﺔ ﻋﻠﻰ ﺟﻤﻴﻊ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ، ﻭاﻻﻫﺘﻤﺎﻡ ﺑﻬﻢ، ﻭﻣﻌﺎﻭﻧﺘﻬﻢ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﻳﻌﻮﺩ ﺻﻼﺣﻪ اﻟﻴﻬﻢ؛ ﻭﻗﻠﺐ ﻣﻤﻠﻮء ﻧﻔﺎﻗﺎ، ﻓﻌﻼﻣﺘﻪ اﻟﺤﻘﺪ ﻭاﻟﻐﻞ، ﻭاﻟﻐﺶ ﻭاﻟﺤﺴﺪ

Artinya: Hati ibarat sebuah wadah. Pertama, hati yang dipenuhi keimanan. Tandanya adalah mempunyai rasa sayang kepada semua orang muslim, serta perhatian kepada mereka, dan menolong kebaikan untuk mereka. Kedua, Hati yang dipenuhi rasa kemunafikan. Tandanya adalah mereka menyimpan rasa permusuhan dan rasa khianat, serta mempunyai keinginan untuk menipu dan menyimpan rasa dengki.

Dari sini dapat dipahami bahwa hati orang mukmin selalu mengarahkan kepedulian kepada orang lain, serta selalu mendoakan orang mukmin supaya diampuni dosanya. Sebaliknya orang yang munafik dipenuhi rasa permusuhan, dan penuh rekayasa untuk menjatuhkan orang lain.

Semoga Allah selalu menuntun langkah kita, serta memberikan kekuatan hati untuk selalu berbuat kebaikan.

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *