Hendak Belajar, Penting Kiranya Memperbaiki Niat terlebih Dahulu

Setiap amal kebaikan bila tidak didasari niat yang baik maka akan mendapatkan hasil yang kurang maksimal. Dari sini peranan niat sangat penting bagi kehidupan manusia terutama persoalan yang menyangkut urusan ilmu maka sebelum menggelutinya dibutuhkan niat baik agar tercapai harapan yang selalu ia dambakan.

Setiap amal kebaikan bila tidak didasari niat yang baik maka akan mendapatkan hasil yang kurang maksimal. Dari sini peranan niat sangat penting bagi kehidupan manusia terutama persoalan yang menyangkut urusan ilmu maka sebelum menggelutinya dibutuhkan niat baik agar tercapai harapan yang selalu ia dambakan.

Abu al-Lais as-Samarkandi dalam Bustanul Arifin menjelaskan bahwa seseorang yang hendak memulai belajar harus mengawali dengan niat baik meliputi empat hal.

Pertama, ketika belajar harus diniatkan untuk menghilangkan kebodohan yang ada pada dirinya sendiri.

Kedua, niat untuk memberikan manfaat kepada dirinya dan orang lain.

Ketiga, untuk menghidupkan Sunnah Nabi. Alasannya adalah bahwa manusia bila tak mau belajar maka ilmu akan hilang dengan sendirinya.

Keempat, niat untuk mengamalkan ilmu bukan untuk berbangga atau mencari sensasi apapun karena pada dasarnya ilmu  merupakan  sarana untuk mengamalkannya.

Dari sini dapat dipahami bahwa bahwa peranan niat dalam belajar sangat penting karena akan mempengaruhi hasil yang didapatkan terutama ilmu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun kepada orang lain.

Ibnu Athaillah dalam kitab Hikam pernah menjelaskan bahwa,

 أشرقت بدايته أشرقت نهايته

Barang siapa yang permulaanya terang benderang, maka akhirnya akan terang benderang juga.

Maka dari sini dapat dipahami peranan niat sangat urgen terutama sebagai motifasi hasil belajar yang hendak dicapai dan selalu diimpikan agar manfaatnya bisa dinikmati bagi dirinya dan orang lain.

Leave a Reply