ilmu, nasehat, Empat Hal ini, Islam menjadi Kokoh

Hikmah Kemerdekaan menurut Islam

Misi Islam yang dibawa Nabi Muhammad adalah untuk menegakkan keadilan serta menghilangkan segala kedzaliman di muka bumi ini sehingga tercipta kemerdekaan untuk berpendapat, berekspresi juga terwujud kedamaian, keamanan, ketentraman,  disegala lini kehidupan.

Kemerdekaan merupakan hak semua individu maupun bangsa. Tanpa adanya kemerdekaan, sebuah bangsa niscaya akan menjadi terkungkung, terinjak-injak oleh bangsa lain.

Dengan demikian, bangsa yang merdeka harus berani bersikap mengambil langkah maju untuk membangun masa depannya serta tak mudah diadu domba oleh bangsa lain.

Hikmah Kemerdekaan menurut Islam
Hikmah Kemerdekaan menurut Islam

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersatu bahu agar tercipta keadilan yang merata serta tak mudah diadu domba oleh pihak manapun terutama para penjajah yang hendak mengeksploitasi sumber daya manusia dan sumber daya alam.

Hal ini sesuai misi para rasul untuk menegakkan keadilan seperti yang tertuang dalam Al Qur’an yang berbunyi:

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Artinya:
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (QS. Al Hadid: 25)

Imam At Thabari dalam tafsirnya menjelaskan bahwa salah satu misi diutusnya para rasul dan diturunkan kitab suci sebagai wahyu agar tercipta keadilan ditengah-tengah masyarakat.

Dari penjelasan ini dapat dipahami, bila sebuah bangsa tak terwujud keadilan maka akan terjadi gesekan diantara sesama sehingga mudah diadu domba yang pada akhirnya merugikan semua pihak.

Bila sebuah bangsa sudah kehilangan jati diri maka akan mudah disusupi oleh berbagai pihak yang berkepentingan maka dari itu nikmat kemerdekaan harus disyukuri dengan cara mendayagunakan segala potensi yang dimiliki dan selalu aktif berperan mengisi dengan hal positif.

Misalnyapejabat harus mengayomi rakyat, para konglomerat membantu orang melarat, orang kaya membatu orang yang kurang biaya.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)