sedekah

Hukum Memberikan Zakat Fitrah Setelah Shalat Idul Fitri

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang harus ditunaikan bagi orang yang mampu dan sudah mencapai batasan tertentu. Zakat fitrah mulai disyariatkan pada tahun ke 2 Hijriah bersamaan dengan diwajibkan puasa Ramadhan bagi umat Islam.

Ramadhan identik dengan bulan puasa serta bertambah lengkap ibadah di bulan itu saat seseorang sudah memberikan zakat fitrah kepada orang yang sedang membutuhkan.

Tujuan dari zakat fitrah adalah untuk mensucikan diri orang yang berpuasa dari beberapa dosa yang dilakukan juga harta yang dimiliki sehingga terbebas dari segala tuntutan di akhirat kelak.

Baca juga: Tiga Hal Penting sebagai Refleksi Akhir Ramadhan

Dalam Fatawa Darul Ifta’ Al Misriyyah ada penjelasan tentang pembahasan waktu untuk mengeluarkan zakat fitrah yaitu

ﺯﻛﺎﺓ اﻟﻔﻄﺮ ﺗﺠﺐ ﺑﻄﻠﻮﻉ ﻓﺠﺮ ﻳﻮﻡ ﻋﻴﺪ اﻟﻔﻄﺮ، ﻭﻳﺴﺘﺤﺐ ﺇﺧﺮاﺟﻬﺎ ﻗﺒﻞ ﺻﻼﺓ اﻟﻌﻴﺪ ﺇﻏﻨﺎء ﻟﻠﻔﻘﺮاء ﻭاﻟﻤﺴﺎﻛﻴﻦ
ﺇﻥ ﻗﺪﻣﺖ ﻗﺒﻞ ﻳﻮﻡ اﻟﻔﻄﺮ ﺟﺎﺯ، ﻭﺇﻥ ﺃﺧﺮﺕ ﻟﻢ ﺗﺴﻘﻂ الا ﺑﺎﻷﺩاء

Zakat fitrah hukumnya wajib diberikan saat mulai terbitnya fajar hari raya idul Fitri dan disunnahkan dikeluarkan sebelum shalat idul Fitri  untuk mencukupi kebutuhan orang-orang fakir dan miskin. Bila dikeluarkan sehari sebelum idul Fitri maka diperbolehkan.

Sedangkan apabila zakat fitrah diberikan setelah shalat idul Fitri maka termasuk sedekah bukan zakat fitrah. Hal ini sesuai hadist Nabi

عن اﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﺭﺿﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻗﺎﻝ: ﻓﺮﺽ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺯﻛﺎﺓ اﻟﻔﻄﺮ ﻃﻬﺮﺓ ﻟﻠﺼﺎﺋﻢ ﻣﻦ اﻟﻠﻐﻮ ﻭاﻟﺮﻓﺚ، ﻭﻃﻌﻤﺔ ﻟﻠﻤﺴﺎﻛﻴﻦ، ﻓﻤﻦ ﺃﺩاﻫﺎ ﻗﺒﻞ اﻟﺼﻼﺓ ﻓﻬﻰ ﺯﻛﺎﺓ ﻣﻘﺒﻮﻟﺔ، ﻭﻣﻦ ﺃﺩاﻫﺎ ﺑﻌﺪ اﻟﺼﻼﺓ ﻓﻬﻰ ﺻﺪﻗﺔ ﻣﻦ اﻟﺼﺪﻗﺎﺕ. رواه  ﺃﺑﻮ ﺩاﻭﺩ ﻭاﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ

Artinya:
Diriwayatkan dari sahabat Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhu berkata: Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mewajibkan zakat fitrah dengan tujuan menyucikan orang yang berpuasa dari hal-hal yang tak bermanfaat dan kata-kata jorok juga untuk memberikan makan orang miskin. Barangsiapa memberikannya sebelum shalat id maka termasuk zakat fitrah yang diterima. Sedangkan bila diberikan setelah shalat id maka termasuk sedekah. (HR. Abu Dawud dan Imam Ibnu Majah)

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa orang yang mengeluarkan zakat fitrah setelah shalat id maka tidak dikategorikan zakat fitrah tapi termasuk sedekah saja.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *