Ingin Berjumpa dengan Allah, Lakukan Empat Hal Ini

Nikmat paling Agung yang diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya adalah Bertemu langsung dengan-Nya. Ketika seorang hamba telah mendapatkan pahala ini maka tak ada nikmat lain yang lebih lezat lagi.

Ragib al-Asfihani dalam kitab Adzariah ila Makarim as-Syariah menjelaskan bahwa Untuk mendapatkan nikmat yang besar ini seorang hamba harus melakukan empat hal ini:

Pertama, Mengetahui tujuan dari semua amal kebaikan yaitu hanya tertuju kepada-Nya(ﻣﻌﺮﻓﺔ اﻟﻤﻘﺼﻮﺩ). Hal ini sesuai Surat Adh-Dhaariat:50 yang berbunyi:

فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ ۖ إِنِّي لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌ مُّبِينٌ (50)

Artinya: “Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu”.

Menurut Imam Baidhawi dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa Ayat ini memerintahkan untuk segera bertaubat dari hal-hal yang menyebabkan siksaan-Nya dengan Keimanan dan selalu mengesakan-Nya disertai amal kebaikan.

Kedua, Mengetahui cara agar sampai menuju kehadirat-Nya (ﻭﻣﻌﺮﻓﺔ اﻟﻄﺮﻳﻖ ﺇﻟﻴﻪ). Hal ini diperkuat oleh Surat Yusuf:108 yang berbunyi:

قُلْ هَٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ ۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي ۖ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ (108)

Artinya:”Katakanlah: “Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”.

Imam Al-Baidhawi menjelaskan bahwa Jalan yang diridhai adalah berdakwah untuk menegakkan kalimat tauhid dan mempersiapkan amal untuk hari akhir.

Ketiga, Mempunyai bekal yang cukup. Hal ini seperti potongan Ayat: 197 dalam Surat Al-Baqarah:

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ (197)

Artinya: “Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal”.

Menurut Syeh Nawawi al-Bantani dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa sebaik-baiknya bekal adalah menjalankan kewajiban dan menjauhi segala larangan.

Keempat, Kesungguhan untuk mencapai tujuan. al-Hajj:78

وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ ۚ

Artinya: “Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya”.

Menurut Ibnu Abbas menjelaskan bahwa beramallah dengan sebenar-benarnya amal.

Keempat hal ini sebagai syarat seorang hamba mendapatkan pahala yang besar yaitu bertemu dengan sang Pencipta.

Leave a Reply