Fitrah manusia, air wudhu, suci,

Ini 5 Fitrah Manusia yang Perlu Dipahami Sejak Dini

Islam mengajarkan banyak dimensi kehidupan mulai spiritual sampai ranah sosial. Hal ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya akidah semata namun ada aturan-aturan syariat yang harus diikuti agar hidupnya selalu mendapatkan petunjuk dari Allah sehingga dirinya menjadi manusia yang beruntung di dunia hingga akhirat kelak.

Manusia terlahir dalam keadaan suci maksudnya ia percaya akan adanya Dzat yang menciptakan. Begitu juga ia tak membawa dosa atau kesalahan leluhurnya.

Ada beberapa hal penting yang termasuk kesucian atau fitrah dalam diri manusia yang seharusnya dilakukan seperti dalam sebuah hadis nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam

عَنْ أَبي هُريرةَ ، عَنِ النَّبِيّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: الفِطرةُ خَمسٌ، أَوْ خمْسٌ مِنَ الفِطرةِ: الخِتان، وَالاسْتِحْدَادُ، وَتقلِيمُ الأَظفَارِ، ونَتف الإِبِطِ، وقَصُّ الشَّارِبِ . مُتفقٌ عَلَيْهِ.

Artinya: Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu dari Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam berkata:”Ada 5 hal termasuk fitrah (kesucian) diri yaitu: Khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur kumis. (Muttafaq Alaihi).

Baca juga: Doa yang Baik Dibaca Saat Idul Fitri

Menurut Imam Al Munawi dalam kitab Faidhul Qadir menjelaskan kata fitrah memiliki beberapa arti diantaranya bermakna Al Khalqa (bentuk kejadian), Al Jibillah (watak), As Sunnah (prilaku perbuatan). Maksud fitrah di hadis ini adalah ada lima hal yang dilakukan oleh para Nabi terdahulu terutama menjadi ajaran yang diikuti sampai saat ini yaitu khitan, mencukur bulu kemaluan dan lainnya.

Hadis diatas mengisyaratkan kepada manusia agar selalu menjaga kesucian dan kebersihan diri terutama saat hendak beribadah kepada Allah maupun hendak bermuamalah dengan sesama manusia agar terbina hubungan yang harmonis dimulai dari pribadi yang baik dengan menjaga penampilan diri sehingga tak menjatuhkan harga dirinya sendiri.

Baca juga: 7 Hikmah Zakat yang Perlu Dipahami Agar lebih Bermakna

Lima hal diatas baik dilakukan saat hari raya idul Fitri agar benar-benar suci dari dosa maupun kesalahan-kesalahan yang disengaja maupun tidak sehingga menjadi pribadi yang bertakwa dengan menjaga kebersihan badan dan lingkungan terutama saat pandemi Covid 19 seperti saat ini.

Dari sini, ajaran Islam sangat konsen akan masalah individu begitu juga dengan orang lain sehingga terjalin hubungan yang harmonis antar sesama manusia juga terbangun hubungan yang baik kepada Tuhannya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *