Ini Alasan Penamaan ‘Haji Akbar’

Salah satu rukun Islam yaitu berhaji ke Baitullah bagi yang mampu melaksanakannya baik dari segi biaya selama diperjalanan dan tercukupi biaya keluarga yang ditinggaalkannya serta aman diperjalanannya.

Dalam Islam dikenal istilah ‘Haji Akbar’ atau haji besar yang menurut Imam Ar-Razi dalam tafsirnya Mafatih al-Ghaib mengungkapkan beberapa penjelasannya.

Pertama, Ibadah haji merupakan haji Akbar sedangkan umrah disebut haji Asghar (haji kecil).

Kedua,  Wuquf di Arafah merupakan bagian penting dari ibadah haji yang tak boleh ditinggalkan sehingga dinamakan haji Akbar.

Ketiga, Penamaan Haji Akbar dikarenakan bertemunya orang muslim dan orang musyrik serta bertepatan dengan hari raya
ahli kitab tetapi hati mereka tak sesuai. Hal ini menurut Imam Hasan.

Keempat, Orang muslim dan orang musyrik bertemu pada tahun itu.

Kelima, Haji akbar yaitu wukuf di Arafah, sedangkan haji Asghar yaitu berkurban. Ini menurut Imam  Atha’ dan Imam Mujahid.

Keenam, Haji Akbar yaitu Haji Qiran (haji dan umrah yang dilakukan secara bersamaan) Sedangkan Haji Asghar yaitu Haji Ifrad (Melaksanakan ibadah haji terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan ibadah umrah). Hal ini diambil dari pendapat Imam Mujahid.

Bagikan

moh afif sholeh

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *