etika adab anak kepada orang tua

Ini Cara Bersyukur Kepada Orang tua

Kesuksesan yang diraih oleh manusia tidak terlepas dari peran orangtua yang telah melahirkan, menyusui, bahkan merawat serta membiayai kebutuhannya. Walaupun ada sebagian orangtua yang tega menelantarkan anak-anaknya dikarenakan beberapa hal seperti kekurangan materi atau tak sesuai yang diharapkan.

Salah satu kewajiban manusia adalah berbakti kepada orangtuanya dengan cara mendoakan keduanya agar diberikan rahmat dan ampunan dari Allah juga melayani mereka dengan baik.

Syeh As-Safarini dalam kitab Ghida’ Albab menjelaskan bahwa orang yang mau mendoakan orangtuanya setiap hari sebanyak lima kali maka ia termasuk anak yang bersyukur. Hal ini sesuai ayat yang berbunyi:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ (14

Artinya: Dan Kami perintahkan kepada manusia untuk berbuat baik kepada kedua orangtuanya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya ketika umur dua tahun. Maka bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman: 14).

Baca juga: http://masholeh.com/durhaka-kepada-anak-itu-dilarang/

Menurut Imam Ar-Razi dalam Tafsirnya Mafatih al-Ghaib menjelaskan bahwa pada hakikatnya Allah menciptakan manusia ke dunia ini melalui perantaraan orangtuanya. Maka dari sini dianjurkan untuk bersyukur kepada Allah sang pencipta juga kepada orangtuanya.

Allah mewajibkan kepada umat Islam untuk bersyukur kepada-nya dengan cara melaksanakan shalat lima waktu. Begitu juga dianjurkan untuk bersyukur kepada orangtuanya dengan cara mendoakannya sebanyak lima kali dalam sehari semalam.

Baca juga: http://masholeh.com/etika-seorang-anak-memanggil-orang-tuanya/

Anak yang selalu mendoakan orangtuanya maka akan diberikan keberkahan dalam urusan umur dan rizki sehingga ia dimudahkan dalam segala permasalahan yang ia hadapi.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *