kiamat

Ini Empat Kategori Musuh Manusia yang penting Dipahami

Dunia ini memang sebagai tempat ujian bagi manusia, jika ia berbuat kebaikan ataupun melakukan kejahatan, semuanya akan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya masing-masing.

Manusia dalam mengarungi Kehidupannya tak lepas dari musuh yang siap menerka, menghancurkan cita-citanya sehingga ia menjadi makhluk yang gagal, kalah dalam sebuah pertandingan.

Abu al-Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin menjelaskan bahwa ada empat kategori yang menjadi musuh manusia, yaitu:

Pertama, Dunia. Manusia memang hidup di dunia, namun bila ia lupa tujuannya maka ia akan terlena gemerlapannya sehingga ia melupakan tugas kewajibannya yang akan merugikan dirinya maupun orang lain, maka harus hati-hati dalam menyikapinya, maka dari itu dunia harus diatur sebaik-baiknya bukan kita yang diatur oleh gemerlapan dunia.

Kedua, Nafsu dalam dirimu. Pada dasarnya nafsu manusia membisikkan bahkan mengajak untuk berbuat kejahatan, kejelekan yang akan merugikan diri sendiri, misalnya orang yang memakan Makanan yang berlebihan dengan mengikuti hawa nafsunya maka akan mendatangkan penyakit dari dalam dirinya, terutama perut sebagai sumber dari berbagai macam penyakit.

Ketiga, Syaitan. Ia merupakan musuh utama manusia yang selalu mengajak, mengarahkan dirinya berbuat kejahatan maupun kemaksiatan, ia tak pernah gentar atau putus asa dalam menggoda manusia supaya menjadi pengikut nya.

Keempat, Syaithan yang berwujud manusia. Ia harus berhati-hati karena Syaithan yang tak terlihat hanya membuat was-was manusia. Sedangkan Syaitan yang berupa manusia adalah teman yang memiliki watak jahat dan berperangai buruk.

Dari penjelasan diatas, manusia harus banyak belajar agar lebih mengenal rekayasa dari musuh-musuhnya sehingga ia mampu menolaknya dan selamat darinya.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *