Hikmah

Ini Hakikat Berdoa

Oleh: Siti Rohimah*

Berdoa, sebagaimana kita ketahui adalah kegiatan memohon sesuatu kepada Tuhan (Allah SWT). Dengan berdoa kita membuat permohonan dan berharap mendapatkan sesuatu. Berdoa merupakan salah satu kegiatan penting namun sering diabaikan. Terlebih jika kita sedang tidak merasa kesusahan. Kita merasa tak perlu berdoa, tak perlu meminta.

Pentingnya berdoa sama halnya seperti bernafas menghirup udara, makan dan bekerja untuk kelangsungan hidup, dan hal penting lainnya. Namun karena satu dan lain hal, berdoa dianggap kegiatan yang dikesampingkan. Memang berdoa bukan satu-satunya hal terpenting agar hidup seimbang. Tapi dengan berdoa, hidup akan serasi, selaras serta mampu mencapai keseimbangannya. Seperti kata mutiara yang sering diriuhkan di sekitar kita, “bekerja tanpa berdoa itu sombong, berdoa tanpa bekerja itu sia-sia”. Karena memang antara bekerja Dan berdoa harus dilakukan dengan seimbang agar tujuan kita dapat tercapai.
Agar kita memahami makna dari doa, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui agar sesuai dengan situasi dan kondisi. Mari kita simak uraian dibawah ini:

Pertama, Berdoa termasuk ibadah

Berdoa termasuk perintah al-Qur’an, jadi orang yang melakukannya akan dicatat sebagai ibadah. Misalnya kita mengucap dua kalimat syahadat yang terangkum di dalamnya sholat, puasa, zakat, haji sampai bernadzar kepada Allah. Mereka melakukan ibadah ini memohon agar diampuni segala kesalahannya, mengaharap pahala dan takut akan azabNya. Barangsiapa yang telah melakukan ibadah ini maka ia telah berharap memohon ampun kepada Allah SWT.

Kedua, Berdoa sebagai bentuk permohonan kepada Allah

Berdoa merupakan melakukan amalan untuk memohon suatu hajat yang bermanfaat, atau menghindarkan diri dari bahaya. Sejatinya berdoa dipanjatkan kepada Allah SWT.

Sejatinya doa ibadah dan doa permohonan merupakan keterkaitan yang tidak terpisahkan.
Dalam Alquran terdapat ayat yang mengandung doa ibadah, ada juga yang mengandung doa permohonan, bahkan ada yang mencakup keduanya. Semoga kita termasuk yang mendapat kemudahan untuk berdoa kepada Allah SWT.

Wallahu a’lam bishshowwab
Semoga bermanfaat.

*Alumnus UIN Jakarta, aktif menulis di berbagai media.

Bagikan

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *