Ini Hikmah dan Manfaat dari Konsep Ihsan

Misi diutusnya Nabi Muhammad ke dunia ini bertujuan untuk menyempurnakan akhlak manusia agar menjadi baik. Untuk mewujudkannya dibutuhkan tahapan yang harus dilalui yaitu memiliki keimanan serta melaksanakan ajaran dengan baik atau Ihsan.

Misi diutusnya Nabi Muhammad ke dunia ini bertujuan untuk menyempurnakan akhlak manusia agar menjadi baik. Untuk mewujudkannya dibutuhkan tahapan yang harus dilalui yaitu memiliki keimanan serta melaksanakan ajaran dengan baik atau Ihsan.

Sebetulnya, apa sih hikmah dan manfaat yang terkandung dalam konsep Ihsan itu?serta bagaimana penjelasannya?

Dalam sebuah hadist Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang berkaitan dengan kedatangan Malaikat Jibril yang bertanya tentang  iman, Islam serta penjelasan seputa ihsan.

قالَ: يا رَسولَ اللَّهِ ما الإحْسَانُ؟ قالَ: الإحْسَانُ أنْ تَعْبُدَاللَّهَكَأنَّكَتَرَاهُ، فإنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فإنَّه يَرَاكَ. رواه البخاري

Artinya: Malaikat Jibril bertanya:” Wahai Rasulullah, Ihsan itu apa? lantas Nabi menjawab:”Engkau menyembah Allah seolah-olah melihat-Nya. Jika kamu tak mampu melihat-Nya maka Allah selalu mengawasimu. (HR. Bukhari).

Dari penjelasan hadis ini dapat dipahami bahwa pengertian ihsan yaitu  memiliki keyakinan kepada Allah sehingga dirinya mampu merasakan  Keagungan serta kesempurnaan-Nya  dalam beribadah sehingga menambah sempurna kebaikannya.

Baca juga:

Sebaliknya, saat diri manusia tak mampu merasakan akan adanya kesempurnaan Tuhannya maka dirinya harus berusaha dengan cara lain terutama  saat beribadah, dirinya merasakan  kehadiran Tuhan yang selalu mengawasi gerak-gerik langkahnya.

Kategori Macam Ihsan

Menurut Izzuddin bin Abdussalam yang dikenal dengan sebutan Sulthan Ulama dalam kitab Qawaid As Sugra  menjelaskan tentang pembagian  konsep Ihsan.

Pertama, Ihsan atau berbuat kebaikan dalam urusan ibadah, dengan menjalankan kewajiban yang diperintahkan oleh Agama, serta menjauhi larangan yang harus dihindari sebatas kemampuan yang kita miliki.

Pada dasarnya ajaran islam itu untuk mempermudah bukan untuk mempersulit umatnya, seperti orang yang tidak mampu shalat dengan keadaan berdiri, diperbolehkan dengan posisi duduk.

Kedua, berbuat baik terhadap diri kita sendiri, dengan menghargai kesempatan dan kesehatan yang diberikan oleh Allah dengan berusaha menjaga pola hidup kita, mulai dari mengkonsumsi makanan yang halal sebagai nutrisi jasmani kita, serta menjaga ruhani agar selalu mendapatkan ketenangan saat hidup di dunia ini.

Di dalam Al Quran, ada penjelasan yang berkaitan dengan orang yang berbuat kebaikan maka manfaatnya akan kembali kepada dirinya sendiri. Sebaliknya jika ia berbuat kejahatan maka akan kembali pada dirinya sendiri.

Ketiga, berbuat baik terhadap semua makhluknya baik berupa hewan, tumbuhan, serta alam sekitar dengan menjaga dengan sebaik-baiknya. 

Sedangkan menurut Raghib Al Asfihani dalam kitab Al Mufradat menjelaskan

الإحسان على وجهين: أحدهما: الإنعام على الغير، والثاني: إحسان في فعله، وذلك إذا علم علمًا حسنًا أو عمل عملًا حسنًا 

Ihsan terbagi menjadi dua kategori. Pertama, berbuat kebaikan kepada orang lain. Kedua, memperbaiki prilakunya sendiri. Hal ini akan terlihat jika ia memiliki pengetahuan yang baik dan juga pengamalan yang baik.

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa hikmah dari konsep Ihsan yaitu seseorang akan selalu merasa di awasi oleh Allah di manapun, kapan pun ia berada sehingga prilakunya benar serta selalu sesuai dengan koridor yang telah ditentukan.

Dengan adanya konsep ihsan ini, seseorang akan mendapatkan manfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain terutama sebagai pemacu untuk selalu  bersemangat dan berbuat kebaikan serta menjauhi segala kejahatan.