Ini Kategori Tingkatan Manusia

Dalam diri Manusia terdiri dari anggota badan (lahir), maupun batin (hati). Orang yang beruntung adalah yang mampu mengkombinasikan anggota badan dan hatinya, sehingga ada keselarasan satu dan yang lainnya. INI TINGKATAN MANUSIA.

Dalam diri Manusia terdiri dari anggota badan (lahir), maupun batin (hati). Orang yang beruntung adalah yang mampu mengkombinasikan anggota badan dan hatinya, sehingga ada keselarasan satu dan yang lainnya.

Baca juga: empat hal yang mempengaruhi hati manusia

Hal yang terberat dilakukan oleh manusia adalah menyesuaikan lisan dan kecocokan hati. Banyak orang yang pandai bicara namun tak pandai dalam berbuat, sebaliknya banyak orang yang pandai berbuat, tapi tak mudah merangkai kata-kata.

Baca juga: hati menjadi keras ini penyebabnya

Ibnu al-Mulaqqin dalam Tabaqat al-Aulia mengutip perkataan Abu Al-Hasan Al-Busyanji(W. 348) yang menjelaskan tentang tingkatan manusia:

اﻟﻨﺎﺱ ﻋﻠﻰ ﺛﻼﺙ ﻣﻨﺎﺯﻝ: اﻷﻭﻟﻴﺎء، ﻭﻫﻢ اﻟﺬﻳﻦ ﺑﺎﻃﻨﻬﻢ اﻓﻀﻞ ﻣﻦ ﻇﺎﻫﺮﻫﻢ. ﻭاﻟﻌﻠﻤﺎء، ﻭﻫﻢ اﻟﺬﻳﻦ ﺳﺮﻫﻢ ﻭﻋﻼﻧﻴﺘﻬﻢ ﺳﻮاء. ﻭاﻟﺠﻬﺎﻝ، ﻭﻫﻢ اﻟﺬﻳﻦ ﻋﻼﻧﻴﺘﻬﻢ ﺑﺨﻼﻑ ﺃﺳﺮاﺭﻫﻢ، ﻻ ﻳﻨﺼﻔﻮﻥ ﻣﻦ ﺃﻧﻔﺴﻬﻢ، ﻭﻳﻄﻠﺒﻮﻥ اﻷﻧﺼﺎﻑ ﻣﻦ ﻏﻴﺮﻫﻢ

Artinya: Manusia terdiri dari tiga tingkatan. Pertama, para wali (Aulia’). Yaitu orang-orang yang hati (batinnya) lebih baik dari pada anggota lahirnya. Kedua, Para Ulama’. Yaitu orang yang lahir maupun batinnya sesuai dengan tuntunan. Ketiga, Orang Jahil (bodoh). Yaitu orang lahirnya tak mencerminkan batinnya. Ia tak menyadari akan dirinya sendiri, serta ingin dimengerti oleh orang lain.

Dari sini, manusia mampu mengukur dirinya sendiri, termasuk kategori yang mana ia berada, apakah termasuk Ulama’ atau orang jahil yang mengaku menjadi Ulama’.

Wallahu A’lam

Leave a Reply