shalat jamaah
Kajian Islam

Ini Keuntungan Orang yang Mau Menjaga Shalatnya, diantaranya Dijauhkan dari Hal-hal Berikut

Shalat merupakan bentuk pengabdian kepada Allah Dzat yang menciptakan manusia. Hal ini sebagai bentuk komunikasi yang intens diantara keduanya. Orang yang selalu menjaga shalatnya sesuai syarat dan rukunnya maka akan diberikan keistimewaan oleh Allah di dunia dan akhirat serta dirinya akan dilindungi dari berbagai macam ujian kehidupan.

Imam Ar-Razi dalam Tafsirnya yang berjudul Mafatih al-Ghaib menjelaskan bahwa orang yang menjaga shalatnya maka akan dijamin oleh Allah dari beberapa hal.

Pertama, shalat akan menjaga dirinya dari berbagai macam kemaksiatan dan segala kejahatan. Dari sini shalat sebagai tolok ukur seseorang mempunyai kepribadian baik atau tidak. Bila ada orang yang rajin shalat tetapi masih sering berbuat keonaran maka shalatnya dipertanyakan, bisa saja kurang syarat rukunnya atau kurang meresapi maknanya.
Di dalam surat Al-Ankabut:45 dijelaskan,

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ (45

Artinya:”Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Ankabut: 45)

Menurut Imam Ar-Razi menjelaskan bahwa orang yang menjaga shalatnya maka akan dimudahkan dalam menjauhi segala macam kejahatan.

Kedua, Orang yang shalat akan dilindungi oleh Allah dari berbagai macam musibah maupun ujian kehidupan.

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ (45

Artinya:”Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (QS. Al-Baqarah: 45).

Lebih lanjut Imam Ar-Razi menjelaskan bahwa Allah akan menjaga dirinya serta memberikan pertolongan selagi ia mau menjaga shalatnya.

Ketiga, Shalat yang telah dikerjakan akan menjadi tameng untuk melindungi dirinya dan kelak akan memberi syafa’at kepada orang yang telah menjalankannya. Hal ini berdasarkan firman Allah,

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِندَ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ (110

Artinya:”Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Baqarah:110)

Di dalam shalat terdapat ucapan dan gerakan yang harus dilakukan seperti membaca Al-fatihah maka orang yang melakukan shalat akan diberikan syafa’at kelak pada hari kiamat.

Dari penjelasan ini, sungguh beruntung orang yang menjaga Shalatnya sesuai syarat dan rukunnya, juga akan mendapatkan keuntungan tidak hanya di dunia dan akhirat serta ia mencerminkan orang yang memegang tegaknya agama Islam karena shalat sebagai tiangnya agama.

Bagikan

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *