Ini Kriteria Orang yang Paling Mengenal Allah

Salah satu kewajiban manusia yang utama adalah makrifat kepada Tuhannya karena ini menjadi dasar diterimanya amal kebaikan.

“Tak kenal maka tak sayang”

Sebuah pepatah yang menggambarkan bahwa untuk menjadi orang yang disayang oleh orang lain, terutama Allah yang menciptakannya maka syarat utama harus mengenal-Nya.

Salah satu kewajiban manusia yang utama adalah makrifat kepada Tuhannya karena ini menjadi dasar diterimanya amal kebaikan.

Abu Abdurrahman as-Sulami dalam Tabaqat As-Sufiyah mengutip perkataan Muhammad bin Al-Fadl:

ﺃﻋﺮﻑ اﻟﻨﺎﺱ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﺃﺷﺪﻫﻢ ﻣﺠﺎﻫﺪﺓ ﻓﻲ ﺃﻭاﻣﺮﻩ ﻭﺃﺗﺒﻌﻬﻢ ﻟﺴﻨﺔ ﻧﺒﻴﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ

Orang yang paling mengenal Allah yaitu orang yang selalu mujahadah (berusaha semaksimal mungkin) untuk menunaikan perintah-perintah-Nya serta selalu mengikuti Sunnah-Sunnah Nabi-Nya.

Hal ini sebagai tanda bahwa orang yang mengaku cinta kepada Allah akan melakukan hal-hal yang menjadikan perintah-Nya. Bila seseorang mengatakan cinta tapi tak dibarengi perbuatan maka itu termasuk cinta yang semu.

Sedangkan menurut Dzunnun al-Misri menjelaskan:

ﻟﻜﻞ ﺷﻲء ﻋﻘﻮﺑﺔ ﻭﻋﻘﻮﺑﺔ اﻟﻌﺎﺭﻑ اﻧﻘﻄﺎﻋﻪ ﻋﻦ ﺫﻛﺮ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ

Segala sesuatu memiliki hukuman, dan seorang yang arif (makrifat) akan mendapatkan hukuman tatkala putus dari mengingat-Nya.

Dari sini dapat dipahami bahwa tanda orang yang sudah makrifat kepada Allah maka akan selalu memperbanyak mengingat-Nya dimanapun, kapanpun ia berada.

Leave a Reply