syaithan

Kenali Musuh yang Paling Berbahaya Ini, mungkin ada dalam Dirimu

Setiap manusia pasti memiliki teman atau pendukung setia dirinya juga memiliki musuh yang selalu mengancam, menjatuhkan dirinya. Lantas siapa musuh yang paling berbahaya?

Abu Naim al-Asfihani dalam kitab Hilyat Al-Aulia mengutip perkataan Ja’far bin Muhammad

ولا عدو أضر من الجهل

Tak ada musuh yang paling berbahaya daripada kebodohan.

Alasannya adalah karena kebodohan merupakan sumber kehancuran. Bila kebodohan sudah meracuni diri seseorang maka segala prilakunya berdasarkan ketidaktahuan. Hal ini menjadikan fatal, amal perbuatan tidak diterima. Ilmu sebagai imamnya amal, seharusnya didahulukan dan diutamakan.

Abu al-Lais as-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin menjelaskan bahwa ada enam tanda untuk mengetahui seseorang masih berkutat dalam kebodohan.

Pertama, sering marah-marah tanpa ada alasan yang jelas.

Kedua, banyak berbicara, berkomentar yang tak jelas manfaatnya.

Ketiga, memberikan sesuatu harta benda kepada orang yang membutuhkannya.

Keempat, menyebarkan rahasia sendiri maupun orang lain kepada khalayak umum.

Kelima, Percaya kepada siapapun terutama orang yang baru ia kenal.

Keenam, Tak bisa membedakan teman dan musuhnya. Musuh dianggap teman, teman dianggap musuh.

Hal-hal diatas merupakan tanda-tanda bila diri seseorang masih banyak kebodohannya, maka dari itu harus dilawan agar dirinya selamat dari segala fitnah, ancaman yang datang.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *