Ulama' yang terkecoh Jama'ahn

Ini Syarat-syarat Doa Agar Cepat Terkabul

Islam menganjurkan kepada umatnya untuk selalu berdoa kepada Allah sebagai Tuhan, tempat mengeluh, mengadu akan permasalahan yang dihadapi baik urusan dunia maupun akhirat dengan memperhatikan syarat-syarat berdoa agar segera terkabulkan.

Dalam Fatawa Dar Ifta’ Al Misriyyah dijelaskan tentang beberapa syarat-syarat doa agar dikabulkan oleh Allah. Ini bunyi fatwanya:

وقال العلماء: إن من شروط قبول الدعاء: حضور الذهن والقلب عند الدعاء، فلا يكتفى الإنسان بمجرد تحريك اللسان بالدعاء وذهنه منصرف عن الله ولا يكفى حضور الذهن مع خمود العاطفة بل لابد من الرغبة فى الإجابة والرهبة من عدمها واستحضار عظمة الله سبحانه.

Para ulama berpendapat bahwa diantara syarat-syarat doa agar doanya dikabulkan yaitu menghadirkan pikiran dan hati saat berdoa, maka seseorang tak cukup dengan menggerakkan lisan saat berdoa sedangkan pikirannya lupa kepada Allah. Tak cukup hanya menghadirkan pikiran namun kurangnya gairah tetapi harus berharap doanya dikabulkan dan takut bila tak dikabulkan serta menghadirkan keagungan Allah.

Hal ini diperkuat dengan kisah-kisah para Nabi yang berdoa secara khusyu’ seperti Nabi Ayyub, Nabi Yunus, Nabi Zakaria. Dalam Al-Qur’an dijelaskan

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَىٰ وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ

Artinya:

“Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” (QS. Al Anbiya: 90)

Dari sini orang yang berdoa harus melakukan berbagai macam ketaatan sebagai pendukung dan penopang agar doanya segera terkabul serta selalu berharap dengan khusyu’, menghadirkan hatinya dengan merenungi, meresapi isi doanya.

baca juga:

Begitu pula syarat-syarat doa terkabulkan yaitu tempatnya baik, pakaiannya suci dan mengkonsumsi makanan yang halal dan baik.

Kenapa hal ini penting?

Alasannya karena makanan yang selalu dikonsumsi akan menggerakkan seluruh badan manusia, jika bersumber dari sesuatu yang haram dikhawatirkan dirinya akan selalu melakukan hal yang terlarang.

Ada beberapa anjuran saat berdoa yaitu berdoa dalam keadaan suci, menghadap kiblat serta menggunakan waktu-waktu yang dikabulkan seperti sepertiga malam, doa diantar adzan dan iqamat juga mencari tempat-tempat yang dikabulkan.

Begitu juga saat hendak berdoa diawali dengan basmalah, hamdalah, shalawat kepada rasulillah.

Dari sini peranan shalawat sebagai pembuka pintu langit, karena doa tanpa shalawat tak akan diterima. itulah bebrapa syarat-syarat doa yang perlu diperhatikan.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)