Kitab Waraqat bag. 4 tentang Pembagian Kalam dalam Ilmu Usul Fikih

Ini Waktu-waktu yang Utama untuk Membaca Al-Qur’an

Salah satu ibadah yang utama adalah membaca Al-Qur’an, karena itu sebagai Firman Tuhan sebagai petunjuk kepada manusia agar mampu membedakan kebaikan dan keburukan.

Imam Nawawi dalam kitab At-Tibyan Fi Hamalati Al-Qur’an menjelaskan waktu-waktu yang utama digunakan untuk membaca Al-Qur’an, diantaranya:

Pertama, Yang paling utama membaca Al-Qur’an adalah saat Shalat. Menurut Madzhab Imam As-Syafi’i bahwa memperpanjang berdiri dalam shalat untuk membaca Al-Qur’an lebih utama daripada memperpanjang sujud dalam shalat. Ini pun saat shalat sendirian, bila sedang menjadi Imam maka dianjurkan untuk memperingan bacaan shalat.

Kedua, Membaca Al-Qur’an selain dalam Shalat yang paling utama adalah waktu malam hari terutama diseperti tiga malam, juga setelah magrib sangat dianjurkan. Dan di waktu pagi yang utama setelah Shubuh.

Ketiga, Hari-hari yang sangat dianjurkan membaca Al-Qur’an, diantara: hari Jum’at, Senin, Kamis, hari Arafah, sepuluh hari diakhir bulan Ramadhan, sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan di bulan Ramadhan.
Itu diatas merupakan waktu-waktu yang utama untuk membaca Al-Qur’an, hal ini bertujuan agar manusia selalu ingat akan petunjuk Tuhan, juga selalu menggali arti dan tafsirnya agar mendapatkan pemahaman yang benar, dan pada akhirnya dipraktekkan dalam kehidupan sehingga tercipta manusia yang baik dihadapan Allah dan dihadapan Makhluknya.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *