Kitab Waraqat bag. 4 tentang Pembagian Kalam dalam Ilmu Usul Fikih

Islam Akan Maju Saat Umatnya Masih Mau Membaca

Era kegemilangan Islam ditandai dengan majunya peradaban dan kestabilan dalam berbagai bidang mulai ekonomi, politik, keamanan sehingga mengalahkan peradaban yang lainnya.

Tentunya, umat Islam saat itu selalu berusaha berinovasi dan mengamalkan perintah Al Qur’an berupa anjuran untuk selalu membaca baik yang tersurat maupun tersirat. Perintah ini bertujuan agar umat Islam menjadi maju dengan membaca.

Sayangnya, tradisi membaca ini sudah mulai ditinggalkan. Banyak faktor yang mempengaruhinya diantaranya faktor perubahan zaman dan perkembangan teknologi serta peran media sosial yang sangat masif.

Masyarakat muslim saat ini banyak menghabiskan waktu dengan gadgetnya. Mereka lebih suka membaca status, komentar orang lain yang kadang berakhir dengan lapor melapor kepada pihak berwajib.

Lebih-lebih anak sekolah atau anak kuliah lebih sibuk menghabiskan waktu untuk bermain game, aktifitasnya lebih banyak di dunia Maya sehingga mereka tak terbiasa hidup di dunia nyata.

Akhirnya mereka akan menjadi manusia yang kagetan, tidak siap menerima kenyataan. Mereka pandai berhalusinasi tapi tak mampu mengisi hidupnya dengan berbagai variasi dan kreasi.

Maka dari sini pentingnya minat membaca harus selalu dikembangkan agar tak tertinggal di masa depan sehingga menjadi pribadi yang siap bukan pribadi yang tiarap, menjadi manusia cerdas dan tak suka menindas.

Moh Afif Sholeh, M.Ag.

Seorang penggiat literasi, serta aktif di kajian ISMA' Center (Islami Studies and Maqasid Al-Syariah)